Pemerintah menarget angka kasus positif COVID-19 harian bisa turun sampai kurang dari 10 ribu pada bulan Agustus 2021 bila mampu memenuhi persyaratan berikut ini.
- Elvariza Opita
- Senin, 12 Juli 2021 - 13:44 WIB
WowKeren - Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Luhut Binsar Pandjaitan sempat mengungkap target kasus harian yang akan dicapai di akhir masa pembatasan ketat, yakni kurang dari sepuluh ribu per hari. Namun siapa mengira, situasi ini diestimasikan baru bisa tercapai pada Agustus 2021 mendatang, itu pun jika mampu memenuhi satu persyaratan penting.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi dalam konferensi persnya Minggu (11/7) kemarin. Dedy menyebut bahwa kasus harian bisa ditekan sampai kurang dari sepuluh ribu pada bulan Agustus mendatang jika pembatasan mobilitas ketat benar-benar dipatuhi.
"Koordinator PPKM Darurat juga memerintahkan bahwa penyekatan untuk menekan mobilitas masyarakat harus kuat dan tegas," ujar Dedy, dikutip pada Senin (12/7). "Karena apabila mobilitas dapat ditekan maka diperkirakan pada Agustus 2021 kasus COVID-19 bisa menurun sampai di bawah 10 ribu kasus per hari."
Karena itulah, tingkat pengetatan mobilitas warga dinaikkan levelnya dengan mewajibkan menunjukkan kartu vaksinasi. Selain agar mobilitas warga lebih terkontrol, juga perjalanan masyarakat bisa lebih sehat dan aman, serta tingkat vaksinasi COVID-19 juga semakin tinggi.
Pasalnya hingga kini angka kasus harian yang dilaporkan di Indonesia masih cukup tinggi. Pekan lalu saja angka kasus positif COVID-19 dalam 24 jam bisa mencapai sampai hampir 40 ribu. Sementara itu, angka kematiannya juga tinggi bahkan pernah menembus seribu dalam sehari, walau pada Minggu (11/7) kemarin angka kesembuhan COVID-19 nya mencapai 32.615 orang.
"Kami sangat menyesal dan berduka untuk keluarga yang ditinggalkan. Mari kita ketatkan lagi pertahanan kita dalam melawan COVID-19 dengan tetap di rumah, jauhi kerumunan, memakai masker dobel apabila harus keluar rumah dan pastikan rajin serta rutin mencuci tangan," jelas Dedy.
"Berkorban dulu pada masa darurat ini," sambungnya. "Insya Allah lebih banyak nyawa akan kita selamatkan lewat tindakan-tindakan kecil yang kita lakukan."
Di sisi lain, pemerintah terus berupaya menurunkan angka kasus positif COVID-19. Mulai dari membatasi mobilitas, meningkatkan cakupan vaksinasi, menyiapkan fasilitas layanan kesehatan darurat, hingga yang terbaru wacana membagikan paket obat gratis.
(wk/elva)