Wajah Adhisty Zara Saat Cium Bibir Niko Al Hakim Disorot Pakar Ekspresi, Alasan Rekam Video Terkuak
Instagram/zaraadhsty
Selebriti
Skandal Video Adhisty Zara

Pakar Mikro Ekspresi, Doddy Triasmara, mengungkap analisanya usai melihat video Adhisty Zara maupun Niko Al Hakim. Menganalisa ekspresi wajah, Doddy membeberkan soal makna aksi Zara dan Niko di video yang telah viral.

WowKeren - Pekan lalu, sosok Adhisty Zara mengejutkan publik lewat beredarnya video mesra terbaru. Kali ini, mantan kekasih Zaki Pohan itu menuai sindiran lantaran video dirinya mencium bibir Niko Al Hakim.

Tak cuma ciuman, hubungan Zara dan Niko disinyalir cukup intim. Pasalnya, keduanya juga kepergok seranjang. Bahkan Zara diisukan sudah sering berkunjung ke rumah Niko. Ini karena ada kemiripan sprei di video yang beredar dengan yang ada di kamar Niko. Netter pun tak tega pada anak-anak Niko, Xabiru dan Chava, terkait tingkah sang ayah.

Setelah kejadian itu, pakar mikro ekspresi Doddy Triasmara mencoba menganalisa video mesra Zara dan Niko. Doddy mengakui kalau video pasangan beda usia 9 tahun itu cukup intens.

"Di video yang pertama terlihat mereka cukup dekat, juga cukup intens interaksinya," kata Doddy. "“Dan kalau dari jaraknya juga sangat intim kalau kita bicara soal zona kedekatan antara satu orang dengan orang yang kedua."


"Seperti yang kita perhatikan, ada dua video yang ada disitu antara mbak Zara dan mas Okin," lanjut Doddy. "Mereka melakukan hal yang kurang lebih sama dalam siklus yang berbeda. Senyumnya terus kemudian bagaimana setelah mereka melakukan itu terlihat ekspresi mas Okinnya dan mbak Zaranya mereka sangat dekat, terlihat sangat intens juga."

Doddy juga mengungkap kalau alasan video itu direkam hanya untuk konsumsi pribadi semata. Sehingga bisa diartikan kalau Zara dan Niko sebenarnya tak berniat menyebar video mesra mereka itu. "Hanya yang perlu jadi perhatian, saya lihat dan perhatikan dari wajahnya, proses ini hanya untuk konsumsi pribadi," tutur Doddy.

Sementara itu, Kak Seto menilai kalau Zara sebenarnya butuh pendampingan. Meski pernah terkena masalah serupa, namun Kak Seto mengisyaratkan agar Zara tak dihakimi.

"Ya memang ini juga akan berdampak pada kondisi kejiwaan dari adik AZ (Adhisty Zara) tadi," ujar Kak Seto. "Sehingga dalam hal ini ada semacam pendampingan psikologis, artinya di satu memang menjadi suatu pembelajaran bagi yang bersangkutan tapi di sisi lain dalam konteks perlindungan anak juga mohon tetap ada upaya-upaya untuk membuat jiwanya tidak terguncang dan kemudian bisa melakukan yang tentu tidak kita harapkan bersama."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts