Bakal Jadi Aksi Terakhir Daniel Craig, Akankah Rilis 'No Time To Die' Kembali Mundur Imbas Pandemi?
imdb
Film

Dengan munculnya varian delta COVID-19 yang lebih menular, spekulasi pun muncul apakah angsuran waralaba James Bond ke-25 ini akan ditunda sekali lagi setelah sekian kalinya.

WowKeren - Sama seperti film lainnya, "No Time To Die" telah mengalami penundaan beberapa kali akibat pandemi COVID-19. Dengan munculnya varian delta yang lebih menular, spekulasi pun muncul apakah angsuran waralaba James Bond ke-25 ini akan ditunda sekali lagi.

Untungnya, tidak demikian. "No Time to Die" akhirnya akan tayang perdana di Royal Albert Hall pada 28 September. Kabar ini berasal dari sebuah cuitan dari akun waralaba resmi yang mengonfirmasi bahwa Daniel Craig akan hadir bersama produser Michael G. Wilson dan Barbara Broccoli dan sutradara Cary Joji Fukunaga. Ini artinya sangat kecil kemungkinan rilis film akan ditunda lagi.

"No Time to Die" disutradarai oleh Fukunaga dari skenario Neal Purvis, Robert Wade, Fukunaga, dan Phoebe Waller-Bridge. Danny Boyle awalnya terikat untuk mengarahkan dan menulis skenario bersama John Hodge. Namun, keduanya memiliki perbedaan kreatif dan mereka meninggalkan produksi pada tahun 2018.


"No Time to Die" dikatakan akan menjadi aksi terakhir Craig sebagai Bond. Lea Seydoux, Ben Whishaw, Naomie Harris, Jeffrey Wright, Christoph Waltz, Rory Kinnear, dan Ralph Fiennes mengulangi peran mereka dari film-film sebelumnya, dengan Rami Malek, Lashana Lynch, Ana de Armas, Dali Benssalah, Billy Magnussen, dan David Dencik bergabung sebagai wajah baru.

World premiere "No Time to Die" akan berlangsung di Royal Albert Hall di London pada 28 September. Diikuti dengan rilis teatrikalnya pada 30 September di Inggris dan 8 Oktober di AS.

Sementara itu, anggaran untuk film aksi legendaris ini juga tak bisa dibilang sedikit. Sebuah laporan baru mengklaim bahwa film itu memerlukan pendapatan yang fantastis untuk menutup modal.

Film tersebut membutuhkan pengembalian box office sebesar 900 juta dolar agar bisa balik modal. Hal ini disebabkan karena anggaran yang terus bertambah dalam pembuatan film itu. Bahkan jumlah itu membuat angsuran waralaba yang satu ini menjadi film 007 termahal yang pernah dibuat.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait