Tenaga kesehatan atau nakes selama pandemi menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Namun saat berjuang, ada sejumlah nakes yang kemudian gugur di lapangan.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Kamis, 02 September 2021 - 17:34 WIB
WowKeren - Pandemi COVID-19 yang menyerang Indonesia selama hampir dua tahun ini membawa dampak tersendiri bagi negara. Selama pandemi, tenaga kesehatan (nakes) menjadi garda terdepan dalam menangani COVID-19.
Maka dari itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi mereka dengan memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak nakes. Adapun beasiswa tersebut akan diberikan kepada anak nakes yang meninggal dalam penanganan COVID-19.
Pemberian beasiswa itu tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1057 tahun 2021 tentang Beasiswa Pendidikan Anak Para Tenaga Kesehatan yang Meninggal Dunia dalam Penanganan COVID-19 tahun anggaran 2021. Adapun Kepgub tersebut telah diteken Anies pada 27 Agustus 2021.
"Menetapkan beasiswa pendidikan anak para Tenaga Kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan COVID-19 tahun anggaran 2021 dengan besaran dan penerima beasiswa tercantum dalam lampiran I dan II," bunyi Kepgub.
Berdasarkan lampiran dalam Kepgub tersebut, tercata ada sekitar 28 orang anak nakes yang mendapatkan beasiswa pendidikan tersebut. Adapun rinciannya ada 5 orang jenjang PAUD, 3 orang anak SD, SMP 4 orang, 6 orang SMA, dan 10 orang jenjang Perguruan Tinggi.
Sementara untuk besaran nominal beasiswa yang didapatkan masing-masing jenjang sebagai berikut, PAUD sebesar Rp6 juta per tahun, SD senilai Rp9 juta per tahun, dan SMP sebanyak Rp12 juta pertahun. Kemudian SMA sebesar Rp15 juta per tahun, SMK, Rp17 juta per tahun, dan Perguruan Tinggi sebesar Rp20 juta per tahun.
"Biaya yang diperlukan untuk pemberian beasiswa pendidikan anak sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu, dibebankan pada APBD tahun anggaran 2021, melalui dokumen pelaksanaan anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta," bunyi Kepgub.
28 Orang anak yang mendapatkan beasiswa tersebut diketahui merupakan akumulasi dari mereka penerima bantuan pendidikan pada tahun lalu. Berdasarkan Kepgub tahun lalu, ada 12 orang anak nakes yang mendapatkan beasiswa pendidikan. Artinya bahwa ada penambahan penerima beasiswa anak nakes yang meninggal sebanyak 16 orang.
(wk/tiar)