Erupsi Gunung Berapi di Kepulauan Canaria Berlanjut, Sejumlah Penerbangan Ikut Terimbas
Twitter/Javier Martin
Dunia

Perintah evakuasi baru dan larangan penerbangan telah dikeluarkan pada hari Jumat (24/9) ketika ledakan besar dan bukaan baru dilaporkan terjadi di gunung berapi.

WowKeren - Gunung berapi Cumbre Vieja yang ada di pulau La Palma Kepulauan Canaria, Spanyol telah meletus pekan lalu, Minggu (19/9). Kekinian, dilaporkan bahwa terjadi letusan baru yang berbuntut pada keputusan untuk melarang pesawat terbang beroperasi.

Perintah evakuasi baru juga telah dikeluarkan pada hari Jumat (24/9) ketika ledakan besar dan bukaan baru dilaporkan terjadi di gunung berapi. Erupsi ini memuntahkan awan besar tebal yang terdiri dari abu hitam ke udara.

Alhasil, sebanyak tujuh penerbangan yang dioperasikan oleh Binter, Canaryfly dan maskapai nasional, Iberia pada hari tersebut terpaksa dibatalkan. Pihak Binter mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kapan maskapai akan melanjutkan kembali penerbangan lantaran situasi yang belum menentu.

"Tidak ada yang tahu skenario apa yang akan terjadi selanjutnya," kata Nicolas Haque dari Al Jazeera yang menggambarkan kengerian situasi di sana ketika kawah gunung meletus. "Awan abu membubung, membatalkan semua penerbangan di daerah itu."

Pihak berwenang juga telah mengeluarkan perintah evakuasi yang baru. Sebelumnya, sudah ada 6.100 orang yang terpaksa harus meninggalkan rumah mereka untuk keselamatan usai gunung itu meletus pada akhir pekan lalu.


Pemerintah daerah mengatakan bahwa perintah evakuasi harus dikeluarkan, "mengingat peningkatan risiko bagi penduduk karena episode letusan saat ini."

Kecepatan lahar yang mengalir dari mulut gunung berapi dilaporkan terus melambat selama beberapa hari terakhir. Para ahli berharap aliran lahar tidak akan mencapai garis pantai.

Pasalnya, jika lahar ini mencapai garis pantai dan mengalir ke laut maka dikhawatirkan akan menghasilkan awan gas beracun ke udara. Yang mana, kondisi ini juga akan mempengaruhi lingkungan laut.

Bencana alam ini telah menghancurkan ratusan rumah dan lahan. Otoritas regional memperkirakan kerusakan lebih dari 400 juta euro. Beruntung, tidak ada korban yang dilaporkan sejauh ini.

Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan bahwa pemerintah Spanyol memiliki rencana untuk menetapkan pulau itu sebagai zona bencana. Pemerintah juga dikatakannya akan menyusun rencana rekonstruksi yang komprehensif.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts