Banyak Sampah Plastik Merek Terkenal Cemari Sungai Brantas Dan Pesisir Timur Surabaya
pixabay/ilustrasi
Nasional

Maka dari itu, masyarakat diharapkan bisa lebih meningkatkan kesadaran diri untuk menjaga dan tidak mencemari lingkungan. Pemerintah pun diharapkan bisa segera mengatasi permasalahan lingkungan tersebut.

WowKeren - Polusi dan pencemaran hingga kini masih menjadi sebuah permasalahan yang harus segera ditangani oleh pemerintah Indonesia. Di sisi lain, masyarakat juga harus bisa menumbuhkan kesadaran diri untuk menjaga lingkungan dan tidak mencemarinya.

Seperti yang ditemukan baru-baru ini di muara Sungai Brantas dan pesisir timur Surabaya. 7 Komunitas Lingkungan Poros Malang-Surabaya melaksanakan kegiatan brand audit untuk mengetahui merek-merek perawatan tubuh seperti kosmetik, sikat gigi, sabun, sampo, dan lainnya. Kemudian juga produk perawatan rumah tangga seperti pembersih lantai dan piring.

Selanjutnya pembungkus makanan dan minuman seperti plastik minuman, sachet kopi, susu, bumbu dan minuman bersoda. Dari hasil temuan mereka itu, diketahui banyak merek-merek besar dan terkenal yang mencemari sungai. "Tujuan brand audit untuk mengetahui merek atau brand packaging yang banyak ditemukan menjadi sampah di Sungai Brantas dan pesisir timur Surabaya," terang Alaika Rahmatullah, salah seorang aktivis lingkungan, Jumat (1/10).


Alaika mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut turut melibatkan 7 komunitas lingkungan di Malang, Surabaya, dan Bangkalan. Adapun di antaranya adalah Envigreen Society Malang, Komunitas Mahasiswa Universirtas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UINMA) Malang, River Warrior Surabaya, NoWaste Surabaya, Komunitas Pecinta Lingkungan Mahasiswa Agrobisnis Universitas Trunojoyo Madura, Bangkalan, Rotaract Surabaya Persada, Komunitas Lindungi Hutan Surabaya, serta Teen Green.

Alaika mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebanyak dua kali yakni di hulu Brantas wilayah Bendungan Sengguruh, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang pada 12 September 2021. Kemudian yang kedua dilaksanakan di hilir yakni Muara Kali Brantas di Pantai Wonorejo Surabaya pada 19 September lalu.

Saat melaksanakan kegiatan brand audit di Sengguruh, kata Alaika, ditemukan sekitar 10 merek perusahaan multinasional dan nasional. Adapun merek yang dimaksud seperti PT Unilever, PT Wings, PT Indofood, P&G, PT Unicharm, PT Softex Indonesia, PT Ajinomoto, PT Kao, PT Heins ABC, dan PT Nabati. Sedangkan untuk sampah di hulu Sungai Brantas sebagian besar adalah plastik kresek tak bermerek.

Sementara untuk kegiatan brand audit di Wonorejo, pantai timur Surabaya, Alaika dan rekannya menemukan 4 merek multinasional yakni Unilever, Danone, Ajinomoto, dan Frisian Flag. Sampah-sampah ini banyak ditemukan di muara sungai dan tersangkut di pohon mangrove Wonorejo.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait