Superman Digambarkan Jadi Pria Biseksual, PPP Hingga MUI Minta Pemerintah Larang Peredaran Komiknya
Nasional

DC Comics sebelumnya telah membenarkan bahwa tokoh Superman baru bernama Jonathan Kent merupakan pria biseksual yang memiliki hubungan spesial dengan teman laki-lakinya, Jay Nakamura.

WowKeren - Tokoh Superman baru yang digambarkan sebagai seorang pria biseksual turut ditanggapi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sebagai informasi, DC Comics sebelumnya telah membenarkan bahwa tokoh Superman baru bernama Jonathan Kent merupakan pria biseksual yang memiliki hubungan spesial dengan teman laki-lakinya, Jay Nakamura.

Anwar Abbas selaku Wakil Ketua Umum MUI menilai konten komik Superman yang baru tersebut tidak sesuai dengan nilai Pancasila. Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah Indonesia untuk melarang peredaran komik Superman terbitan DC Comics tersebut.

"Untuk itu MUI mengimbau pemerintah agar turun tangan dan melarang peredaran komik tersebut karena kontennya jelas benar-benar tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan dengan jati diri serta budaya kita sebagai bangsa yang religius," tutur Anwar kepada CNN Indonesia pada Rabu (13/10).

Menurut Anwar, komik Superman baru tersebut sama saja telah difungsikan untuk kepentingan sosialisasi paham LBGT. Upaya tersebut dinilainya tak sesuai dengan fitrah manusia dan bertentangan dengan ajaran agama.


"Selanjutnya MUI meminta supaya pihak kepolisian menangkap si pembuat dan si pengedar komik tersebut karena yang bersangkutan jelas telah merusak mentalitas dari anak-anak dan generasi bangsa," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mendesak pemerintah Indonesia untuk memboikot DC Comics buntut tokoh Superman baru tersebut. Pria yang akrab disapa Awiek ini juga meminta DC Comics untuk menghentikan penerbitan komik Superman baru itu.

"Kami, PPP mendesak pemerintah memboikot produk dari penerbit DC Comics yang telah mengumumkan tokoh baru Superman dalam komiknya sebagai pria biseksual, di mana komik dan film-film Superman juga dikonsumsi oleh anak-anak serta masyarakat Indonesia," tegas Awiek pada Rabu. "Kami sangat mengecam DC Comics dan meminta agar menghentikan produksi komik tersebut."

Awiek menyebut biseksual sebagai perbuatan keji dalam Islam. Oleh sebab itu, pihaknya tak mau anak-anak di Indonesia membaca komik tersebut.

"Sebagai partai yang berasaskan Islam, PPP yang dengan jelas menghukumi biseksual sebagai perbuatan buruk dan keji (fahisyah) tentu tidak ingin penggambaran Superman sebagai tokoh biseksual ini menjadi konsumsi anak-anak Indonesia," jelasnya. "Kami khawatir jika tayangan atau serial komik ini dikonsumsi anak-anak Indonesia sangat berpotensi merusak generasi bangsa. Kami juga meminta kepada pemerintah agar dengan tegas memblokir setiap tayangan yang menggambarkan perbuatan hina LGBT."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait