Polisi 'Smackdown' Mahasiswa Berujung Damai, Kapolres Tangerang Jamin Pelaku Tetap Diproses
Nasional

Aksi Brigadir NP dalam membanting seorang mahasiswa peserta demo di Tangerang, FA, disebut sudah berujung damai. Namun Kapolres Tangerang memastikan anak buahnya tetap ditindak karena melanggar SOP.

WowKeren - Aksi seorang polisi dengan inisial Brigadir NP yang membanting demonstran di Tigakarsa, Kabupaten Tangerang pada Rabu (13/10) terus menjadi sorotan. Sebab Brigadir NP kedapatan membanting FA, seorang mahasiswa UIN Maulana Hasanudin peserta demo yang bahkan dilaporkan sempat mengalami kejang-kejang setelahnya.

Brigadir NP sang pelaku pun seketika meminta maaf kepada FA dan keluarga atas tindakan yang dilakukannya. Hal ini sebagaimana diungkap Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, yang sekaligus menjelaskan bahwa aksi anak buahnya adalah bentuk refleks semata.

"Dirinya (Brigadir NP) mengaku tindakan itu bersifat refleks dan tidak ada tujuan melukai korban," tutur Wahyu, Rabu (13/10). "Oknum anggota berinisial NP, pangkat Brigadir, saat ini telah diperiksa oleh Divisi Propam Mabes Polri dan Divisi Propam Polda Banten. NP juga telah meminta maaf langsung kepada korban dan orangtuanya."

Wahyu sendiri memastikan anggotanya dan korban FA telah dipertemukan untuk saling memaafkan. Kendati demikian, Wahyu memastikan Brigadir NP akan tetap diproses karena bertindak di luar SOP pengamanan aksi unjuk rasa.


"Kemarin sudah kita pertemukan antara pihak NP dan saudara MFA dan sudah ada perdamaian. Namun demikian tetap kita tindak tegas dari Biro Paminal Div Propam Mabes Polri termasuk Bid Propam Polda Banten," tegas Wahyu pada Kamis (14/10).

"Kita masih menunggu pembahasan internal, nanti kita sampaikan lebih lanjut," imbuh Wahyu. Selain itu, Wahyu juga menyatakan ke-19 mahasiswa yang sebelumnya diamankan serta menjalani tes swab di Mapolresta Tangerang juga telah dipulangkan.

Menurutnya pula, perwakilan Himata pusat dan alumni Himata telah berkomunikasi dengan Polresta Tangerang demi meredam aksi-aksi lanjutan akibat pembantingan demonstran oleh polisi. "Mereka membantu aparat kepolisian dan meredam aksi-aksi yang nantinya kontraproduktif. Kita sama-sama jaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tegasnya melanjutkan.

Sebelumnya aksi Brigadir NP yang membanting FA terekam dalam sebuah video singkat. Tampak di video tersebut FA yang dipiting lehernya lalu digiring oleh NP, kemudian dibanting dengan cukup keras ke trotoar.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts