Sempat Dinilai Kurang Cantik, Yura Yunita Curhat Lewat 'Tutur Batin' Soal Proses Penerimaan Diri
Instagram/yurayunita
Musik

Yura Yunita sempat mengalami penolakan dari label musik karena dianggap kurang cantik. Dalam 'Tutur Batin' ia menceritakan proses untuk menerima diri sendiri.

WowKeren - Yura Yunita merilis album terbarunya yang bertajuk "Tutur Batin" pada Jumat (22/10). Kali ini, pemilik nama asli Yunita Rachman tersebut bercerita tentang album terbarunya yang mana punya arti mendalam.

Pada saat jumpa pers secara daring, Yura Yunita mengaku dahulu dirinya sempat kesulitan mendapatkan kontrak label musik karena penampilannya. Sambil menangis, Yura menceritakan "Tutur Batin" mewakili suara hatinya sebagai manusia.

"Buat aku, 'Tutur Batin' menyuarakan suara hati aku. Aku nggak akan berkompromi dengan nilai-nilai yang hadir ke aku. Aku tetap jadi perempuan yang semakin berdiri tegak dan bisa bikin jalan cerita sendiri," terang Yura Yunta melansir dalam jumpa pers online yang digelar pada Kamis (21/10).

Sebelum akhirnya bisa seperti sekarang, Yura Yunita dulunya sering dinilai tidak cocok untuk menjadi penyanyi. Bukan dari segi musik, Yura justru acap kali menelan penolakan karena dinilai kurang cantik untuk industri.


"Dulu sebelum lagu ini tercipta ya aku pernah dibilang nggak sempurna, aku dibilang nggak punya look material industri. Meskipun lagu aku diterima, tapi mereka bilang aku not beauty enough. Ya begitu, (dibilang) pendek, kulit aku begini, ya aku tanya kenapa?" beber Yura Yunia.

Lewat karya terbarunya, Yura Yunita bermaksud menyampaikan pesan bahwa tidak perlu menjadi sempurna untuk mencapai tujuan. Karena dengan terutupnya satu pintu, maka akan terbuka jalan yang lain. Meskipun dalam hal menerima diri sendiri harus melalui proses yang panjang.

Karena sering menerima komentar soal fisiknya, Yura Yunita pernah merasa terbebani sampai takut melihat ketidaksempuraan dirinya. "Aku sempat takut dengan jerawat aku, aku tutupi. Aku pernah takut memposting foto di media sosial dan kelihatan lengan aku besar," ujarnya.

Meski begitu, Yura Yunita sudah menemukan cara untuk terhindar dari pemikiran beracun tnetang dirinya sendiri yakni dengan menerima kekurangan dan sadar jika tidak ada hal yang sempurna. "Ya itu dia, mengejar kesempurnaan tidak akan ada habisnya. Ya, aku harus menerima itu semua," ucapnya.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts