Presiden Joko Widodo mengusulkan satu nama saja untuk menjadi Panglima TNI menggantikan Hadi Tjahjanto yang akan pensiun bulan November. Sosok itu adalah KSAD Andika Perkasa.
- Elvariza Opita
- Rabu, 03 November 2021 - 13:42 WIB
WowKeren - Perihal siapa sosok yang akan ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Panglima TNI akhirnya terungkap. Pada Rabu (3/11) hari ini, Jokowi mengusulkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa untuk menjadi penerus posisi yang kini dijabat Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa pihaknya telah menerima surat presiden yang diserahkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. "Pak Pratikno yang mengantarkan langsung kepada DPR. Calon Pangima TNI adalah Jenderal TNI Andika Perkasa," ujar Puan.
Setelah Surpres tersebut diterima pihak DPR, Andika akan langsung menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Pasalnya Hadi sendiri akan purnatugas pada bulan November 2021 ini.
Pratikno pun turut hadir dalam konferensi pers tersebut. Ia mengungkap harapan agar usulan Presiden Jokowi soal sosok Andika untuk menjadi Panglima TNI bisa segera diproses oleh para wakil rakyat.
"Bapak Presiden telah menandatangani surat presiden tentang usulan nama pengganti Panglima TNI," kata Pratikno di Kompleks Parlemen, Senayan. "Sebagaimana kita tahu Pak Hadi telah memasuki akhir jabatan November ini."
"Kami sangat mengharapkan untuk bisa memperoleh persetujuan secepatnya, sehingga pemerintah bisa segera menerbitkan keputusan presiden," imbuh Pratikno. "Dan Bapak Presiden bisa segera melantik Panglima TNI yang baru sebelum Panglima TNI yang sekarang ini berakhir masa jabatannya."
Dijelaskan Puan, nantinya Komisi I DPR-lah yang akan menggelar fit and proper test untuk menguji Andika. Komisi I DPR kemudian akan melaporkan hasil uji kepatutan dan kelayakannya di rapat paripurna untuk mendapat persetujuan dewan.
"DPR RI dalam memberikan persetujuan usulan Panglima TNI yang diusulkan Presiden," terang Puan. "Akan memperhatikan dari berbagai aspek dan dimensi yang dapat memberi keyakinan bahwa Panglima TNI yang diusulkan dapat menjalankan tugasnya sebagaimana diamanatkan dalam UU TNI."
Sebelumnya ketiga nama Kepala Staf TNI mencuat lantaran dianggap berpotensi menjadi Panglima TNI. Selain Andika, KSAL Laksamana Yudo Margono dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo juga sempat disebut-sebut akan menggantikan Hadi.
(wk/elva)