Paket Lengkap, Ini Alasan Jokowi Pilih Andika Perkasa Jadi Calon Panglima TNI Walau Segera Pensiun
YouTube/TNI AD
Nasional

KSAD Jenderal Andika Perkasa hanya memiliki masa jabatan setahun sebagai Panglima TNI sebelum pensiun. Lantas apa alasan Presiden Joko Widodo tetap memilih Andika?

WowKeren - Presiden Joko Widodo hanya mengusulkan calon tunggal Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto kepada DPR RI. Yang diusulkan adalah KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, sebuah nama yang meski telah diprediksi namun cukup mengejutkan lantaran tak akan bisa lama menjabat.

Diketahui batas usia pensiun tertinggi di TNI adalah 58 tahun. Sedangkan Andika akan genap 57 tahun pada 21 Desember mendatang, sehingga Andika hanya memiliki masa jabatan selama kurang lebih setahun.

Meski Istana Negara menegaskan tidak masalah dengan masa jabatan yang singkat tersebut, namun sebenarnya apa alasan Jokowi bersikeras memilih Andika? Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini, pun menjelaskan alasan mengapa Andika dipilih sebagai calon tunggal Panglima TNI.

"Kualifikasi apa yang tidak memenuhi?" kata Faldo kepada IDN Times, Kamis (4/11). "Pak Andika berpengalaman, berprestasi, dan populer. Di situasi seperti sekarang, semua modal yang dimiliki tadi harus optimal. Kita sedang berupaya bangkit dari pandemi."


Kualitas "paket lengkap" itu rupanya yang dilirik Jokowi dan menjadi modal mumpuni untuk menjadi Panglima TNI. Pemilihannya pun sudah berjalan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan serta disesuaikan dengan tantangan yang dihadapi Tanah Air saat ini.

"Kepemimpinan yang kuat, profesional, dan dipercaya merupakan sesuatu yang bersama kita harapkan. Mengingat peran TNI sangat dibutuhkan untuk menjangkau daerah 3T dalam vaksinasi massal," ujar Faldo.

Faldo juga menegaskan, pilihan pemerintah adalah prajurit yang sudah teruji kepemimpinannya. "Kita tunggu fit and proper test di DPR. Semoga semuanya berjalan lancar dan benar-benar mampu mengeksplorasi visi, misi, dan gagasan calon Panglima TNI," pungkas Faldo.

Sebelumnya, Mensesneg Pratikno juga mengungkit alasan Jokowi memilih Andika, yakni karena "giliran". Pasalnya sebelumnya Jokowi sudah memilih dari Angkatan Udara untuk menjadi Panglima TNI, yakni Marsekal Hadi Tjahjanto, sehingga kini pilihannya adalah di Angkatan Darat atau Angkatan Laut.

"Kepala stafnya kan sekarang ini kan TNI AU sudah panglima," terang Pratikno di DPR RI, Rabu (3/11). "Jadi pilihannya Angkatan Darat dan Angkatan Laut, Pak Presiden sudah memilih Angkatan Darat."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait