Media asing Speedweek sebelumnya sempat melaporkan bahwa Direktur Sport Ducati Corse, Paolo Ciabatti, marah besar kepada Indonesia atas insiden 'unboxing' tersebut.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 12 November 2021 - 15:50 WIB
WowKeren - Gelaran World Superbike (WSBK) Mandalika sempat dihebohkan oleh video "unboxing" kotak kargo Ducati yang diduga dilakukan staf lokal WSBK Mandalika. Media asing Speedweek bahkan sempat melaporkan bahwa Direktur Sport Ducati Corse, Paolo Ciabatti, marah besar kepada Indonesia atas insiden "unboxing" tersebut.
Kekinian, pihak Ducati Corse merilis pernyataan resmi terkait isu ini. Dalam pernyataannya, Ducati membantah pemberitaan media yang menyebut Ciabatti marah besar. Baik pihak Ducati maupun Ciabatti disebut tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun sebelumnya terkait isu ini.
"Berbeda dengan yang telah dilaporkan oleh beberapa media, Paolo Ciabatti dan Ducati Corse tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait kejadian di Mandalika International Street Circuit," tulis pihak Ducati. "Kami menantikan melihat semua penggemar kami di Indonesia dan mengunjungi Indonesia untuk seri WorldSBK dan Grand Prix MotoGP tahun depan."
Sebelumnya, Speedweek mengaku mendapat kiriman video dan gambar "unboxing illegal" Ducati dari korespondennya di Indonesia. Panitia lokal Mandalika Grand Prix Association (MGPA)disebut telah mengotak-atik motor milik pembalap Ducati, Michael Rinaldi.
Head Operational and Sporting MGPA Dylan Dilato pun menyebut bahwa Ducati sudah memaafkan insiden tersebut. Menurut Dylan, pelaku adalah oknum.
"Kasus sudah selesai, jangan diperpanjang lagi. Ducati juga sudah memaafkan," kata Dylan kepada Republika. "Yang melakukan pembongkaran adalah oknum. Itu karena ketidaktahuan dan ketidakmengertiannya. Oknum itu tidak tahu kalau itu tidak boleh difoto dan dipublikasikan,"
Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah pun menyampaikan permohonan maaf serupa. Ricky pun memastikan proses pembongkaran dan pemeriksaan kargo diselenggarakan sesuai SOP yang berlaku, termasuk dengan melibatkan bea cukai, Freight Forwarder, serta didampingi pihak Dorna Sport.
(wk/Bert)