Para pegawai yang dilantik menjadi ASN Polri ini tampak seragam mengenakan baju setelan putih dan hitam. Mereka mengikuti pembacaan sumpah yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 09 Desember 2021 - 17:17 WIB
WowKeren - Sebanyak 44 orang mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri pada Kamis (9/12) hari ini, bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia). Novel Baswedan dan rekan-rekannya dilantik oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Rupatama Mabes Polri.
Para pegawai yang dilantik menjadi ASN Polri ini tampak seragam mengenakan baju setelan putih dan hitam. Mereka mengikuti pembacaan sumpah yang dipimpin oleh Listyo.
Dengan demikian, puluhan mantan pegawai KPK tersebut kini telah resmi bergabung dengan Korps Bhayangkara. Listyo lantas menyampaikan ucapan selamat bergabung kepada mereka.
"Tentunya kami semua ucapkan selamat datang dan selama bergabung bagi rekan-rekan," ujar Listyo dalam amanatnya.
Sang Kapolri berharap agar bergabungnya 44 orang mantan pegawai KPK ke Polri bisa semakin memperkuat komitmen dalam rangka pemberantasan praktik korupsi di Tanah Air. "Untuk perkuat jajaran organisasi Polri dalam rangka komitmen pemberantasan tindak pidana korupsi," tutur Listyo.
Sebelumnya, pihak Polri sempat menjelaskan alasan pelantikan 44 mantan pegawai KPK ini bertepatan dengan momen Hakordia. Menurut Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, hal ini merupakan komitmen dari Kapolri yang ingin secepatnya mengakomodasi dan melantik para mantan pegawai KPK tersebut agar dapat bergabung dengan Korps Bhayangkara.
"Sebenarnya karena komitmen dari Bapak Kapolri untuk secepatnya dapat mengakomodasi dan melantik eks pegawai KPK untuk dapat bergabung ke institusi Polri," ungkap Dedi pada Kamis. "Ternyata bertepatan pada Hari Antikorupsi, 9 Desember."
Menurut Dedi, 44 orang pegawai tersebut akan mengikuti pendidikan di Pusdikmin Bandung usai dilantik. "Lengkap 44 orang (dilantik), selanjutnya akan mengikuti pendidikan di Pusdikmin Bandung," jelas Dedi.
Di sisi lain, pimpinan KPK tidak turut hadir dalam pelantikan ASN Polri hari ini. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan bahwa para mantan pegawai KPK itu sudah tidak bersama instansinya, sehingga bebas untuk menentukan keputusan masing-masing.
(wk/Bert)