Sebelum gamelan, Indonesia telah berhasil mencatatkan 11 Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. Sehingga gamelan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia ke-12 yang telah tercantum dalam daftar WBTB UNESCO.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 16 Desember 2021 - 11:56 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah menetapkan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage). Dengan demikian, gamelan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia ke-12 yang telah tercantum dalam daftar WBTB UNESCO.
"Saya menyambut dengan hangat dan bangga atas penetapan ini. Gamelan sudah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari rakyat di berbagai daerah di Indonesia, terus dipelajari, dikembangkan dan diwariskan dari generasi ke generasi," tulis Jokowi di akun Instagram resminya. "Gamelan juga memberi inspirasi dan pengaruh terhadap musik dunia."
Sebelum gamelan, Indonesia telah berhasil mencatatkan 11 Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. Antara lain wayang, keris, batik, pendidikan dan pelatihan batik, angklung, tari saman, noken, tiga genre tari tradisional di Bali, seni pembuatan kapal pinisi, tradisi pencak silat, dan pantun.
"Indonesia akan terus melestarikan gamelan melalui pendidikan dan pelatihan secara formal dan non formal, melalui festival, pawai, pertunjukan, dan pertukaran budaya," tegas sang presiden.
Adapun pencapaian ini turut membuat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim merasa bangga. Apalagi Indonesia telah mengajukan nominasi gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO sejak tahun 2019 lalu.
"Ini adalah capaian kita sebagai bangsa Indonesia yang tumbuh dalam keragaman budaya," tutur Nadiem di Jakarta pada Kamis (16/12). "Terima kasih kepada para pelaku budaya tradisi, khususnya pegiat gamelan yang terus semangat melestarikan dan memajukan kebudayaan Nusantara."
Menurut Nadiem, gamelan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Gamelan juga terus diwariskan dari generasi ke generasi hingga hari ini.
"Capaian ini adalah pengingat kita untuk terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Berbudaya," pungkas Nadiem.
(wk/Bert)