'Avatar 2' akan mengeksplorasi Pandora lebih jauh dibanding film pertama, memamerkan tidak hanya hutan rimbun di planet ini, tetapi juga komunitas di tepi laut.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 16 Desember 2021 - 16:46 WIB
WowKeren - Membuat sekuel salah satu film terlaris dalam sejarah box office bukanlah tugas yang mudah. Seperti itulah yang dialami James Cameron selama beberapa tahun terakhir dalam kariernya.
Sebagaimana diketahui, "Avatar" telah memecahkan rekor saat dirilis pada tahun 2009, dan Cameron sekarang membuat empat sekuel film tersebut dan menjelajahi lebih jauh dunia Pandora. Kali ini, Cameron mengambil langkah ekstra untuk menyempurnakan produk akhir, termasuk merekam banyak adegan sepenuhnya di bawah air dan tinggal di hutan bersama para pemerannya.
Variety telah merilis wawancara antara Cameron dan sutradara "Dune", Denis Villeneuve. Saat berbicara tentang proses pembuatan "Avatar 2", Cameron mengungkapkan bahwa ia menghabiskan beberapa hari di hutan hujan tropis Kauai bersama para aktornya.
"Saya mengajak para aktor dalam apa yang saya sebut pengembaraan indra-memori," jelas Cameron. "Kami pergi ke Kauai. Kami tinggal di hutan hujan selama beberapa hari. Kami memasak di lubang api bawah tanah. Kami minum air dari dedaunan."
"Avatar 2" akan mengeksplorasi Pandora lebih jauh dibanding film pertama, memamerkan tidak hanya hutan rimbun di planet ini, tetapi juga komunitas di tepi laut. Penggemar akan melihat banyak Pandora sepanjang empat sekuel "Avatar".
Sutradara tampaknya ingin totalitas dalam membuat film itu agar terlihat senyata mungkin. Ia bahkan bersikeras untuk melakukan syuting di bawah air dengan memakai 900.000 galon air. Ia pada dasarnya memahami jika apa yang dilakukannya cukup menantang.
"Yah, itu adalah keputusan yang menantang ketika harus memilih melakukannya dengan benar, atau tidak sama sekali," kata Cameron. "Saya baru saja membuat keputusan bahwa semua yang saya perlu katakan secara artistik tentang hal-hal yang penting bagi saya, saya dapat mengatakannya dalam kerangka alam semesta yang saya tahu itu bisa terjadi."
Ia kemudian membandingkannya dengan "Dune". "Sama seperti Dune yang mengambil latar di seluruh dunia, Avatar selanjutnya terjadi di tentu saja di dua dunia," imbuhnya.
(wk/zodi)