Asep Yusman terus mendampingi Gaga Muhammad dalam menghadapi kasus dugaan kelalaian dalam menyetir hingga menyebabkan Laura Anna lumpuh. Asep bahkan mewakili Gaga melayat ke rumah duka Laura.
- Neressa Prahastiwi
- Kamis, 16 Desember 2021 - 18:12 WIB
WowKeren - Ayah Gaga Muhammad, Asep Yusman, menghadiri persidangan sang putra di Pengadilan Negeri Jakarta Timur usai melayat ke rumah duka Laura Anna. Dalam kesempatan tersebut, Asep menjelaskan apabila melayat ke rumah duka Laura merupakan keinginan Gaga dan inisiatifnya pribadi.
"Ya selain keinginan dia (Gaga), keinginan saya juga untuk melayat," ujar Asep saat ditemui WowKeren usai persidangan pada Kamis (16/12). "Ada juga keinginan dia untuk melihat terakhir kalinya Laura Anna ."
Sebagai orangtua, Asep Yusman mengaku hanya bisa memberikan dukungan untuk Gaga Muhammad dan menganggapnya sebagai musibah. Gaga pun diminta untuk menjalani konsekuensi atas kelalaiannya dengan penuh kesabaran.
"Rasa sayang kita (sebagai orangtua), mau nggak mau, suka nggak suka dijalani," tutur Asep. "Makanya kita selaku orangtua, kita memberikan doa dan semangat, motivasi bahwa semua ini musibah yang harus dihadapi dengan sabar."
"Semua apa yang kita lakukan pasti berisiko, baik besar kecil dan Gaga harus menerima resiko karena kelalaiannya," tambahnya. "Kita liat persidangan seperti apa."
Gaga Muhammad juga diceritakan sudah mengalami tekanan atas sanksi sosial yang diterimanya. "Itu yang paling berat daripada sanksi hukum. Dan dia (Gaga) sudah merasakan itu, tekanannya luar biasa," kata Asep.
Kendati begitu, Asep mengungkap bahwa ia dan Gaga saling menguatkan. Asep pun bahkan sanggup mempertaruhkan nyawanya untuk sang putra.
"Saya dan Gaga saling menguatkan baik mental dan psikisnya," beber Asep. "Dan nggak terbebani, ini adalah bentuk kasih sayang kami, bahkan nyawa sekalipun akan saya berikan."
Lebih lanjut, Asep Yusman membantah tudingan tidak pernah bertanggung jawab atas kondisi Laura Anna yang lumpuh selama dua tahun terakhir. Meski tak pernah berkomunikasi melalui telepon, Asep mengaku sesekali menjenguk Laura.
"Karena saya di Bandung. Tapi bukan berarti tidak pernah merawat dia. Saya pernah datang ke rumahnya, ke rumah sakit tapi by phone tidak pernah karena saya tidak punya nomornya," tandas Asep. "Ya (menjenguk) ketika di rumah sakit Melia, RS Mayapada dan terakhir ketemu dengan Merry di persidangan. Saya bilang saya mohon maaf atas nama keluarga."
(wk/nere)