Viral Kabar Joki Vaksin COVID-19 di Sulsel Diupah Rp800 Ribu, Kemenkes Angkat Bicara
Nasional

Seorang pria di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mengaku menerima bayaran hingga Rp800 ribu untuk menjadi joki vaksin COVID-19. Kini polisi hingga Kemenkes menyelidikinya.

WowKeren - Kewajiban vaksinasi COVID-19 ternyata dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk mengeruk keuntungan. Salah satunya seperti pengakuan seorang warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan yang mengklaim telah divaksin hingga 16 kali.

"Assalamualaikum Wr Wb. Saya Abdul Rahim, saya telah menggantikan 14 orang untuk divaksin," jelas Abdul Rahim dalam video viralnya yang berdurasi sekitar 30 detik tersebut. "Adapun saya sudah menerima suntikan sebanyak 16 kali."

Dalam videonya, Abdul Rahim mengaku mendapat upah hingga ratusan ribu rupiah asal berkenan menggantikan seseorang untuk divaksin COVID-19. "Adapun upah yang saya terima sebanyak Rp100 ribu sampai Rp800 ribu," sambung Abdul Rahim sebelum mengakhiri videonya.

Mengutip Tribunnews.com, Abdul Rahim adalah seorang buruh bangunan berusia 49 tahun di Pinrang, Sulsel. Mengenai keaslian video viral tersebut pun, menurut Kapolres Pinrang AKBP M Arief Sugihartono masih sedang diselidiki lebih lanjut.


"Sementara masih dalam penanganan untuk ditindaklanjuti," tutur Arief kepada Tribun-Timur.com. "Kami masih pelajari dulu validitas pernyataan orang tersebut. Apakah betul atau tidak."

Bukan hanya pihak kepolisian yang telah menindaklanjuti video viral Abdul Rahim, melainkan juga Kementerian Kesehatan. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menyebut pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Sulsel untuk memeriksa kabar joki vaksin tersebut.

"Kami masih coba konfirmasi ke Dinkes Sulsel ya," kata Siti Nadia kepada Republika.co.id, Selasa (21/12). Siti Nadia pun enggan berspekulasi lebih lanjut soal kabar joki vaksin dan baru akan berkomentar setelah mendapat penjelasan dari Dinkes Sulsel.

"Kami tunggu dari Dinkes Sulsesl ya, mengenai informasi lebih lanjutnya," tegas Siti Nadia. Sebelumnya desakan untuk mengecek kabar joki vaksinasi COVID-19 ini juga disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo.

Praktik joki vaksin seperti yang diklaim dilakukan Abdul Rahim ini juga ditemukan di Selandia Baru. Seorang pria mengaku menerima hingga 10 dosis vaksin COVID-19 dalam sehari. Pria itu diyakini mengunjungi beberapa pusat imunisasi lantaran dibayar untuk menerima suntikan vaksin COVID-19.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait