Meski demikian, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan bahwa pemerintah akan terus menggenjot percepatan vaksinasi COVID-19 hingga mencapai 100 persen.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 21 Desember 2021 - 17:13 WIB
WowKeren - Indonesia masuk dalam daftar lima negara dengan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap tertinggi di dunia dengan jumlah penerima mencapai lebih dari 106 juta. Indonesia hanya berada di belakang Tiongkok, India, Amerika Serikat, dan Brasil.
"Sejauh ini secara kuantitas, Indonesia berhasil menjadi satu dari lima negara dengan jumlah penerima vaksin COVID-19 dosis lengkap terbanyak di dunia," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate pada Senin (20/12).
Meski demikian, Johnny menyatakan bahwa pemerintah akan terus menggenjot percepatan vaksinasi COVID-19 hingga mencapai 100 persen, terutama pada kelompok rentan. Hal ini dilakukan demi menuju Indonesia yang bangkit dan pulih dari pandemi COVID-19.
"Pencapaian vaksinasi di akhir tahun menguatkan semangat Indonesia untuk bangkit pada 2022," tuturnya.
Lebih lanjut, Johnny mengungkapkan bahwa capaian vaksinasi di kelompok tenaga kesehatan saja telah menyentuh angka 132,76 persen per 16 Desember 2021. Namun Johnny mengakui bahwa capaian vaksinasi COVID-19 untuk lansia atau masyarakat umum dan rentan di Indonesia masih belum cukup tinggi.
Di kelompok lansia, baru 38,1 persen dari target 21,5 juta penerima vaksin COVID-19 yang sudah disuntik dosis lengkap. Ini berarti, sekitar 6 dari 10 lansia di Indonesia masih belum menerima vaksinasi dosis lengkap.
"Secara umum, dari sebaran wilayah yang ada, masih banyak daerah yang masih memiliki capaian rendah untuk pelaksanaan vaksinasi lansia," ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga telah mengumumkan bahwa program vaksinasi COVID-19 dosis ketiga alias booster akan dilakukan mulai tahun 2022 mendatang. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sudah mengumumkan jenis-jenis vaksin yang akan diupayakan untuk program booster COVID-19 tahun depan, antara lain Pfizer, Sinovac, AstraZeneca yang sedang berproses di Badan POM.
Selain itu, Presiden Joko Widodo juga memberikan arahan mengenai program booster COVID-19, lebih tepatnya soal opsi yang disediakan untuk masyarakat. Rupanya Jokowi juga mendorong vaksin-vaksin dalam negeri seperti Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih untuk turut dipakai sebagai alternatif booster COVID-19.
(wk/Bert)