Kasus Pelecehan di KPI-Masuknya Varian Omicron, Ini Kejadian Paling Disorot Jelang Akhir Tahun 2021
Nasional

Banyak peristiwa di Indonesia yang menjadi sorotan publik sepanjang tahun ini, mulai dari pelecehan seksual pegawai KPI, hingga masuknya COVID-19 varian Omicron. Berikut peristiwa paling disorot Juli hingga Desember 2021.

WowKeren - Waktu berlalu dengan cepat, tak terasa kini sudah di penghujung tahun 2021. Berbagai peristiwa dan kejadian pun sempat mewarnai Indonesia sepanjang tahun ini, terlebih pandemi COVID-19 belum juga berakhir.

Selain pandemi COVID-19 yang belum juga berakhir hingga penghujung tahun, ada juga peristiwa paling disorot di 2021 ini. Ada kasus pelecehan seksual yang menimpa pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) oleh rekan kerjanya sendiri. Kemudian di penghujung tahun, ditemukan varian baru COVID-19 yakni Omicron untuk pertama kalinya di Tanah Air.

Lantas, seperti apa peristiwa-peristiwa yang paling disorot di Indonesia menjelang akhir tahun 2021? Berikut peristiwa paling disorot di Indonesia pada Juli hingga Desember 2021 yang telah dirangkum tim WowKeren.

(wk/tiar)

1. Akibat Varian Delta yang Menyebar Cepat, Indonesia Masuki Gelombang Kedua COVID-19


Akibat Varian Delta yang Menyebar Cepat, Indonesia Masuki Gelombang Kedua COVID-19
AFP/Lionel Bonaventure

Pada pertengahan tahun 2021, situasi pandemi COVID-19 di Indonesia menunjukkan perburukan. Hal ini lantaran adanya lonjakan kasus COVID-19 yang signifikan akibat dari masuknya varian Delta.

Tidak hanya itu, dengan masuknya varian Delta di Indonesia itu juga membuat RI memasuki gelombang kedua COVID-19. Pada kala itu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan bahwa kasus COVID-19 meningkat hingga 381 persen.

Maka dari itu, pemerintah langsung mengambil tindakan untuk menekan angka kasus COVID-19 di Indonesia. Salah satunya adalah dengan mempercepat vaksinasi COVID-19 terhadap masyarakat.

Adapun dua dosis vaksin COVID-19 Pfizer dan AstraZeneca dinilai sama-sama ampuh menghadapi varian Delta. Seperti yang diketahui, varian Delta ini memiliki tingkat penyebaran lebih cepat dibanding varian lainnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan bahwa kawasan industri menjadi tempat ditemukan dan penyebaran kasus varian Delta. Sehingga, pemda di kawasan industri meminta agar perusahaan meningkatkan protokol kesehatan agar tak jadi klaster penularan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada kala itu juga memprediksi bahwa varian Delta akan menjadi kasus paling dominan di dunia. Prediksi WHO ini tampaknya benar adanya lantaran saat ini, varian Delta telah menyebar ke negara-negara di dunia.

2. Heboh 'Prank' Sumbangan COVID-19 Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio


Heboh 'Prank' Sumbangan COVID-19 Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio

Di tengah pandemi COVID-19 yang berdampak pada kehidupan masyarakat, memicu munculnya rasa solidaritas dan saling bahu membahu. Seperti yang dilakukan oleh keluarga orang kaya asal Aceh yakni Akidi Tio yang menyumbang Rp2 triliun untuk COVID-19.

Bahkan perbuatan mulia keluarga Akidi Tio itu pun mendapat sanjungan dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. Akan tetapi, sumbangan senilai Rp2 triliun itu tampaknya palsu, dan berujung penetapan anak Akidi Tio, Heriyanti, sebagai tersangka.

Bahkan kasus "prank" sumbangan Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio itu disebut bukan kali pertama dilakukan oleh Heriyanti. Menurut kepolisian, hal tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks kedua yang dibuat oleh Heriyanti.

Selain itu, akibat dari "prank" sumbangan Rp2 triliun itu, Kapolda Sumsel dituntut mundur. Menanggapi hal ini, Kapolda Sumsel lantas meminta maaf terkait gaduh sumbangan COVID-19 senilai Rp2 triliun tersebut.

Meski di bulan Agustus publik digegerkan dengan kasus "prank" sumbangan Akidi Tio, tetapi juga ada kabar baik mengenai perkembangan COVID-19 di Indonesia. Angka kasus COVID-19 mengalami penurunan drastis. Selain itu, pemerintah juga mulai memberikan suntikan dosis ketiga atau booster vaksin COVID-19 kepada tenaga kesehatan (nakes).

3. Isu Kasus Pelecehan Seksual Pegawai KPI


Isu Kasus Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Di bulan September 2021, publik menyoroti isu kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkup Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Salah seorang pegawai KPI pada kala itu mengaku mendapatkan tindak pelecehan seksual dan perundungan dari rekan kerjanya sesama pria sejak 2012 silam.

Kasus dugaan pelecehan seksual di KPI itu pun lantas menjadi viral dan seluruh terduga pelaku pun diproses pihak kepolisian. Tak hanya itu, terduga pelaku tersebut juga dibebastugaskan dari KPI.

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa pegawai KPI itu pun lantas mendapat sorotan sejumlah pihak, tak terkecuali Komnas HAM. Komnas HAM lantas menyurati pihak KPI dan Kepolisian.

Sementara itu, terduga pelaku membantah telah melakukan pelecehan seksual. Pelaku berdalil hanya bercanda, bahkan menyebut korban baper.

Kini, setelah dibebastugaskan, pegawai KPI yang menjadi korban pelecehan seksual itu telah mulai kembali bekerja. Sebelumnya, Komnas HAM menyebut korban mengalami post traumatic stress disorder (PTSD).

Masih di bulan September 2021, peristiwa paling disorot lainnya adalah penangkapan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin yang dijemput paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Azis ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap senilai Rp3,1 miliar.

4. Pintu Kedatangan Kembali Dibuka, Indonesia Siap Sambut Turis Asing


Pintu Kedatangan Kembali Dibuka, Indonesia Siap Sambut Turis Asing
Instagram/ap_airports

Melihat angka kasus COVID-19 yang secara perlahan mulai melandai, maka pemerintah memutuskan untuk kembali membuka pintu kedatangan turis asing. Pintu masuk bagi turis asing ini dibuka pada 14 Oktober 2021, dan memberi izin kepada 19 negara untuk melakukan perjalanan ke Bali dan Kepulauan Riau.

Akan tetapi, di hari pertama pembukaan pintu kedatangan turis asing di Indonesia pada kala itu masih sepi. Bahkan hingga akhir bulan Oktober pun diketahui juga belum ada jadwal penerbangan dari turis asing.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menko Parekraf) Sandiaga Uno menyebut bahwa penyebab sepinya kunjungan wisatawan mancanegara lantaran turis asing dan kesiapan industri masih terus dikoordinasikan. Menurutnya, pada kala itu, pemerintah masih melakukan observasi pascapembukaan pintu kedatangan turis asing di Bali. Dalam masa itu, pemerintah juga terus mempromosikan pembukaan Bali.

Meski demikian, pada bulan Oktober 2021, Indonesia juga telah berhasil menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang dilaksanakan di Papua. Mengingat digelar di tengah pandemi COVID-19, tetapi PON XX tidak menimbulkan klaster baru.

5. Presiden Jokowi Resmikan Sirkuit Mandalika


Presiden Jokowi Resmikan Sirkuit Mandalika
BPMI Setpres/Kris

Beralih ke peristiwa paling disorot berikutnya adalah, Pada 12 November 2021, Presiden Joko Widodo meresmikan Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tak hanya meresmikan, Jokowi bahkan mengaspal di sirkuit balap tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Jokowi bahkan menjajal Sirkuit Mandalika dengan mengendarai motor custom bertuliskan RI 1. Adapun motor "RI 1" itu berwarna hijau.

Setelah diresmikan oleh Jokowi pada 12 November 2021, Sirkuit Mandalika langsung digunakan untuk ajang balap World Superbike (WSBK) yang digelar pada 19 hingga 21 November lalu. Selnjutnya, juga akan digunakan untuk menyelenggarakan Moto GP 2022.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim bahwa penyelenggaraan WSBK di Sirkuit Mandalika ditonton oleh 1,6 miliar orang di seluruh penjuru dunia. Bahkan ia juga menyebut gelaran balap motor itu bisa meningkatkan ekonomi NTB hingga 5 persen.

Sebelum Sirkuit Mandalika menyelenggarakan ajang balap internasional WSBK, sempat dnilai bahwa Indonesia tidak mampu melaksanakannya. Akan tetapi, kesuksesan WSBK menjadi jawaban atas penilaian negatif tersebut.

Tidak hanya berhasil menyelenggarakan WSBK, para pembalap juga memuji Sirkuit Mandalika. Menurut pembalap WSBK, Jonathan Rea, lintasan basah Sirkuit Mandalika menjadi salah satu trek balap dengan grip terbaik di dunia.

Tak hanya peresmian Sirkuit Mandalika yang menjadi perhatian publik, tetapi di bulan November 2021, juga ada peristiwa lainnya paling disorot masyarakat. Di antaranya adalah pro kontra Permendikbudristek soal pelecehan seksual.

Kemudian keputusan MK yang meminta pemerintah untuk merevisi UU Cipta Kerja. Hal ini juga telah ditanggapi Jokowi.

6. Indonesia Deteksi COVID-19 Varian Omicron Untuk Pertama Kali


Indonesia Deteksi COVID-19 Varian Omicron Untuk Pertama Kali
AFP

Di penghujung tahun, Indonesia mendeteksi kasus perdana COVID-19 varian Omicron. Meski demikian, epidemiolog meminta agar masyarakat tidak memicu respons berlebihan dan panik.

Sementara itu, menanggapi Indonesia telah mendeteksi kasus Omicron, Presiden Joko Widodo kembali menekankan kepada masyarakat untuk segara divaksinasi COVID-19. Kemudian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga menyesuaikan aturan perjalanan dengan kondisi pandemi di RI.

Lantaran kasus Omicron terdeteksi pada pelaku perjalanan dari luar negeri, maka pemerintah memutuskan me-lockdown Wisma Atlet. Mengingat kasus Omicron ditemukan menjelang perayaan Natal 2021, maka Satgas COVID-19 meminta gereja untuk membuat Satgas yang mengatur prokes dalam ibadah fisik.

Selain itu, akibat dari ditemukannya varian Omicron di RI, juga membuat keberangkatan jemaah Umrah Indonesia kembali ditunda. Kini, Kemenkes telah mendeteksi kasus Omicron yang merupakan transmisi lokal.

Dengan begitu, per Selasa (28/12), total kasus Omicron di Indonesia menjadi 47 kasus. 46 kasus impor, 1 transmisi lokal. Kemudian pada Rabu (29/12), Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan ada 21 kasus Omicron baru, sehingga total menjadi 68 kasus.

Menanggapi temuan transmisi lokal ini, kemungkinan besar pemerintah akan melakukan percepatan pemberian vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait