Massa Buruh Demo Tolak UU Ciptaker Mulai Berdatangan di DPR, Lalin Terpantau Ramai Lancar
Nasional
Pengesahan UU Cipta Kerja

Massa buruh diketahui kembali turun ke jalan untuk menyampaikan 4 tuntutannya kepada pemerintah pada Jumat (14/1) hari ini. Massa buruh pun tampak mulai berdatangan di Gedung DPR.

WowKeren - Pada Jumat (14/1) hari ini, sekitar 50 ribu massa buruh diketahui akan menggelar aksi demo di depan gedung DPR. Dalam demo tersebut, para buruh akan menyampaikan 4 tuntutan, mulai dari menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) hingga mendesak pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

Saat ini, massa buruh terpantau sudah mulai berdatangan di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Berdasarkan pantauan dari detikcom, sekitar pukul 09.45 WIB tampak massa aksi demo menggunakan seragam partai buruh berwarna oranye mulai berdatangan ke depan gedung MPR RI di JL Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kemudian, tampak juga 2 mobil komando yang terlihat di lokasi dan mulai berorasi. Selain itu, beberapa massa aksi juga tampak tengah mempersiapkan atribut aksi berupa spanduk yang bertuliskan tuntutan, bendera partai Buruh, serta bendera serikat buruh.

Sementara itu, dengan massa buruh yang mulai berdatangan, arus lalu lintas di Jl Gatot Subroto menuju arah Slipi terpantau ramai lancar. Di lokasi tersebut juga tampak beberapa gabungan polisi Sabhara dan Korps Lalu Lintas serta Dishub yang berjaga di depan Gedung MPR.


Kasat Lantas Wilayah Jakarta Pusat, Kompol Purwanta menuturkan bahwa polisi akan mempersiapkan rekayasa pengalihan arus sekitar DPR untuk mengantisipasi kemacetan akibat demo. "Pengalihan arus tetap sementara tentatif aja," tutur Purwanta kepada detikcom, Jumat (14/1).

Lebih lanjut, Purwanta menuturkan bahwa saat ini tidak ada penutupan jalan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Ia menyebut rekayasa lalu lintas akan melihat kondisi massa buruh yang datang ke lokasi.

Menurut pantauan Purwanta, saat massa buruh telah masuk ke kawasan gedung DPR/MPR, pihaknya akan menyiapkan satu lajur yang nantinya masih bisa dilewati oleh pengendara. "Enggak ada pengalihan cuman kalau ada (massa buruh) lajur di paling kanan di-barrier udah untuk jalur lalu lintas," jelasnya.

Hingga saat ini, kata Purwanta, polisi telah berjaga di lokasi. Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di depan Gedung DPR juga belum dilakukan. Ia memperkirakan ada ribuan buruh yang ikut turun ke jalan pada hari ini. "Kalau analisa sih 2.500 orang lebih," tandas Purwanta.

(wk/tiar)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait