Sebaran Omicron di RI Telah Tembus 1.369 Kasus, Sebagian Besar Sudah Divaksinasi COVID-19
Nasional
Mutasi Corona Masuk Indonesia

Kasus Omicron di Indonesia saat ini telah tembus di angka ribuan, sejak pertama kali ditemukan pada pertengahan Desember 2021 lalu. Adapun Kemenkes merilis data temuan Omicron hingga 22 Januari 2022.

WowKeren - Sejak kemunculan kasus COVID-19 varian Omicron pada pertengahan Desember 2021 lalu, tampaknya kini telah semakin meluas di wilayah Indonesia. Hingga saat ini, kasus Omicron diketahui telah menyebar luas ke sejumlah wilayah di pulau Jawa, mulai DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis data jumlah kasus konfirmasi COVID-19 varian Omicron terhitung sejak 15 Desember 2021 hingga 22 Januari 2022. Dalam data tersebut, diketahui kasus Omicron di Indonesia telah mencapai 1.369 kasus.

Kemudian, menurut data yang dihimpun Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenkes tersebut menunjukkan mayoritas penularan kasus Omicron berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), kemudian disusul transmisi lokal, dan masih ada transmisi dengan status tidak diketahui alias unknown.

Adapun rinciannya sebanyak 840 kasus merupakan transmisi dari PPLN, kemudian 311 kasus transmisi lokal dan non PPLN, kemudian 218 kasus transmisi tidak diketahui. Selain itu, Kemenkes juga merilis status vaksinasi pada kasus konfirmasi COVID-19 varian Omicron tersebut.


Menurut data yang dirilis oleh Kemenkes itu, sebanyak 71,7 persen dari kasus Omicron di Indonesia telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 lengkap dua dosis. Kemudian 3,3 persen kasus baru mendapat vaksinasi dosis pertama, 6,1 persen belum divaksin, dan sisanya 18,9 persen mengaku belum tahu status vaksinasinya.

Sementara kasus Omicron dari PPLN sendiri, banyak ditemui dari negara kedatangan Arab Saudi yakni 147 kasus, kemudian Turki 127 kasus, Amerika Serikat (AS) 101 kasus, Malaysia 75 kasus, serta Uni Emirat Arab (UEA) 63 kasus. Kemudian sisanya merupakan negara-negara di kawasan Asia, Eropa, dan Timur Tengah.

Sejauh ini, kasus Omicron yang datang dari Afrika hanya ada dua yakni Nigeria dan Mozambik. Kemudian Kemenkes mencatat sebaran kasus COVID-19 berdasarkan pelaku perjalanan domestik dan luar negeri menurut provinsi per tanggal 22 Januari 2022.

Menurut data tersebut, Kemenkes mencatat sebaran kasus COVID-19 dari pelaku perjalanan domestik paling banyak terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur. Di DKI, tercatat ada sekitar 1.535 kasus COVID-19 berasal dari non PPLN, dan 290 kasus COVID-19 dari PPLN di Jakarta.

Selanjutnya, Jawa Barat, Kemenkes mencatat kasus COVID-10 non PPLN sebanyak 631, dan 10 dari PPLN. Lalu di Banten, ada 441 kasus COVID-19 dari non PPLN, dan 10 kasus PPLN. Terakhir, Jawa Timur, tercatat ada 75 kasus COVID-19 non PPLN dan 4 PPLN.

(wk/tiar)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait