Penarikan ini adalah yang kedua kalinya dilakukan Tesla dalam seminggu terakhir. Awal pekan ini Tesla juga menarik hampir 54.000 kendaraannya yang memiliki fitur self-driving menyeluruh.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 04 Februari 2022 - 12:35 WIB
WowKeren - Tesla lagi-lagi menarik produk kendaraannya. Kali ini, jumlahnya tak main-main. Perusahaan besutan miliarder terkaya dunia Elon Musk itu akan menarik 817.143 kendaraannya karena malfungsi alarm dari sabuk pengaman.
Alarm yang mengingatkan pengemudi untuk memasang sabuk pengaman begitu mobil dinyalakan mungkin tidak aktif, yang mana hal ini melanggar standar keselamatan federal. Malfungsi ini telah disampaikan Kepala Divisi Manajemen Recall Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Alex Ansley kepada konsultan layanan utama Tesla, David Kim pada Rabu (2/2).
Penarikan tersebut berdampak pada kendaraan Model S dan Model X 2021-2022 tertentu, Model 3 2017-2022 dan Model Y 2020-2022, menurut surat yang disampaikan oleh Alex. Namun, Tesla tidak akan langsung pergi ke pusat layanan untuk menyelesaikan keluhan itu.
Alih-alih harus pergi ke pusat layanan untuk mengatasi masalah tersebut, "Tesla akan melakukan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA), gratis," kata NHTSA dalam surat itu.
Meskipun mungkin alarm itu tidak berfungsi, namun tetap berbunyi dalam sejumlah kasus. Pengingat visual juga akan tetap aktif jika kendaraan mencapai 13,7 mph dengan pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
Penarikan ini adalah yang kedua kalinya dilakukan Tesla dalam seminggu terakhir. Awal pekan ini Tesla juga menarik hampir 54.000 kendaraannya yang memiliki fitur self-driving penuh.
Penarikan itu dilakukan usai muncul keluhan bahwa fitur itu justru memungkinkan kendaraan untuk perlahan-lahan tetap berjalan saat rambu lalu lintas menyatakan berhenti.
Untuk kasus ini, Tesla telah bertemu dengan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional untuk permasalahan tersebut. Tesla setuju untuk secara sukarela menarik kembali kendaraan tersebut.
Tesla juga baru-baru ini berada di bawah pengawasan untuk masalah terpisah setelah NHTSA menerima keluhan tentang fitur pada lebih dari setengah juta kendaraan Tesla yang disebut "Passenger Play". FItir ini memungkinkan orang untuk bermain video game saat mengemudi, yang mana keluhan itu mendorong dilakukannya penyelidikan federal.
(wk/zodi)