Dalam dua tahun terakhir, sejumlah saham Adani Group yang terdaftar telah melonjak lebih dari 600 persen. Dalam waktu hampir tiga tahun, Adani telah menguasai 7 bandara.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 08 Februari 2022 - 13:54 WIB
WowKeren - Nama Mukesh Ambani tak asing dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia. Namun kini, harta kekayaan pengusaha asal India tersebut telah disalip oleh rekan senegaranya, Gautam Adani.
Adani merupakan miliarder yang berhasil mendulang kekayaan dari mengubah bisnis perdagangan komoditas kecil menjadi konglomerat yang mencakup pelabuhan, tambang, dan energi hijau. Dengan kekayaan bersih mencapai 88,5 miliar dolar AS (1.273 triliun rupiah) pada Senin (7/2), ia kini menjadi orang terkaya di Asia.
Bloomberg Billionaires Index melaporkan jumlah itu melampaui milik Ambani yang berada di angka 87,9 miliar dolar AS. Adani juga dianggap sebagai orang yang berhasil meraup kekayaan terbesar dunia tahun ini dengan lompatan senilai hampir 12 miliar dolar AS.
Adani adalah pengusaha batu bara yang kini tengah berupaya melakukan ekspansi tanpa menggunakan bahan bakar fosil. Ia mulai beralih ke energi terbarukan sebagaimana arahan dari Perdana Menteri Narendra Modi. Proyek tambang Adani di Australia sempat menuai kontroversi dan kritik dari para aktivis iklim.
"Adani Group telah melihat dan memasuki semua sektor yang terjadi pada waktu yang tepat, yang telah menarik sekelompok investor portofolio asing terpilih," kata Deepak Jasani, kepala penelitian ritel di pialang HDFC Securities Ltd yang berbasis di Mumbai. "Sektor-sektor tersebut padat modal dan perusahaan menghadapi sedikit kesulitan dalam mengumpulkan dana untuk ekspansi."
Dalam dua tahun terakhir, sejumlah saham Adani Group yang terdaftar telah melonjak lebih dari 600 persen. Sebagai bagian dari komitmen Go Green-nya, Adani telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan hampir delapan kali lipat pada tahun 2025.
Dalam waktu hampir tiga tahun, Adani telah menguasai 7 bandara dan hampir seperempat lalu lintas udara India. Grup perusahaannya memiliki operator bandara, pembangkit listrik, dan pengecer gas kota terbesar di negara itu di sektor non-negara.
Adani merupakan seorang putus kuliah, yang pertama kali mencoba peruntungannya di industri berlian Mumbai pada awal 1980-an. Ia lalu kembali ke negara bagian Gujarat untuk membantu menjalankan bisnis plastik saudaranya. Pada tahun 1988, ia mendirikan Adani Enterprises.
(wk/zodi)