Seorang Remaja Ditangkap Usai Diduga Berencana Ledakkan Gedung Intelijen Rusia di Minecraft
pixabay.com/Ilustrasi/allinonemovie
Dunia

Seorang remaja dijebloskan ke penjara karena diduga berlatih untuk kegiatan teroris dan dituduh hendak meledakkan gedung intelijen pemerintah versi virtual di Minecraft.

WowKeren - Bermain video game memang bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan kebosanan. Namun terkadang, juga perlu berhati-hati agar tidak berakibat fatal.

Seperti yang terjadi di Rusia baru-baru ini. Seorang remaja pada Kamis (10/2) dijebloskan ke penjara karena diduga berlatih untuk kegiatan teroris. Remaja itu juga menghadapi tuduhan lain termasuk meledakkan gedung intelijen pemerintah versi virtual di video game Minecraft.

Adalah Nikita Uvarov, 16 tahun, yang divonis pengadilan militer Siberia hingga lima tahun penjara atas dakwaan yang berasal dari selebaran anti-pemerintah yang dia bagikan dan video di ponsel milik Uvarov. Dua orang lainnya juga ditangkap.

Pihak berwenang juga mengatakan mereka telah mengetahui plot para remaja itu yang berniat meledakkan sebuah bangunan virtual milik Layanan Keamanan Federal Rusia, atau FSB. FSB adalah dinas intelijen dan keamanan teratas di Rusia dan penerus KGB era Soviet.


Bangunan itu telah mereka buat di game Minecraft. Berbeda dengan Uvarov, dua remaja lainnya hanya diberi hukuman percobaan karena telah bekerja sama dengan jaksa dalam kasus tersebut.

Kasus Uvarov ini bukan yang pertama kalinya terjadi di Rusia. Pada tahun 2020, beberapa aktivis muda dipenjara karena diduga merencanakan kudeta dan tuduhan terkait teror lainnya.

Uvarov pada hari yang sama, menegaskan bahwa dirinya bukan teroris dan tidak bersalah. The Moscow Times melaporkan bahwa ia hanya ingin melanjutkan studinya seperti orang lain pada umumnya.

"Saya bukan teroris, saya tidak bersalah," katanya. "Saya hanya ingin menyelesaikan studi saya, memperoleh pendidikan dan pergi ke suatu tempat yang jauh dari sini, di suatu tempat di mana saya tidak mengganggu siapa pun dari layanan khusus."

Tak hanya menegaskan jika dirinya bukan teroris, Uvarov juga berbicara mengenai niatan untuk meledakkan gedung pemerintah. Ia mengatakan kepada pengadilan bahwa dia tidak pernah berencana untuk meledakkan apapun.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait