Sudah Lakukan Booster, Korea Selatan Bakal Beri Vaksin Dosis ke-4 Mulai Akhir Bulan Ini
Bloomberg/SeongJoon Cho
Dunia

Korea Selatan bakal memberikan vaksin COVID-19 dosis ke-4 atau booster kedua. Dosis ke-4 vaksin akan diprioritaskan diberikan pada kelompok dengan risiko tinggi.

WowKeren - Korea Selatan jadi salah satu negara yang mengalami lonjakan kasus COVID-19 di tengah serangan varian Omicron. Untungnya suntikan vaksin booster pertama yang diterima oleh lebih dari 57 persen dari populasi 52 juta telah membantu membatasi kematian dan infeksi serius di negara tersebut. Meski begitu, Korea Selatan akan tetap memberikan suntikan vaksin dosis ke-4 mulai akhir bulan Februari ini.

Informasi itu telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang pada Senin (14/2). Kelompok berisiko tinggi akan menjadi yang pertama mendapatkan dosis keempat, pada dasarnya suntikan penguat kedua, Menteri Kesehatan, Kwon Deok-cheol mengatakan pada pertemuan tanggapan COVID-19.

“Kami berencana untuk memberikan suntikan keempat kepada mereka yang tinggal di panti jompo dan fasilitas perawatan dan orang lain dengan imunisasi yang menurun, mengingat peningkatan infeksi baru-baru ini di antara orang berusia 60 atau lebih tua,” ujar Kwon Deok-cheol.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengungkap setidaknya ada 44,22 juta orang atau 86,2 persen dari populasi yang dianggap telah divaksinasi lengkap. Sebanyak 54.619 kasus baru pada Minggu (13/2) menjadikan penghitungan infeksi menjadi 1.405.246. Sementara korban tewas bertambah 21 orang menjadi 7.102.


Ketika varian Omicron menjadi dominan bulan lalu, pemerintah mulai membatasi tes reaksi berantai polimerase (PCR) gratis kepada mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi. Sementara yang lain harus terlebih dahulu melakukan rapid tes antigen menggunakan kit yang dijual di toko atau ditawarkan secara gratis oleh pusat kesehatan masyarakat.

Pada hari Minggu, pihak berwenang memberlakukan periode penjatahan tiga minggu pada alat tes untuk digunakan di rumah Dengan membatasi penjualan online serta pembelian apotek hingga lima untuk satu orang di satu lokasi.

Namun, jumlah total yang tersedia untuk dibeli tidak akan dibatasi. Hal itu karena mereka yakin stok akan memadai tanpa adanya penimbunan besar.

Kwon mengatakan ada sekitar 30 juta alat tes mandiri tambahan akan dipasok secara nasional bulan ini untuk menghilangkan kekhawatiran tentang kekurangan. Pemerintah telah mengatakan pihaknya berencana untuk menyediakan 190 juta alat tes mandiri untuk bulan Maret, lebih dari dua kali lipat pasokan pada bulan Februari.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait