Skater asal Rusia, Kamila Valieva sebelumnya telah dinyatakan positif menggunakan zat terlarang. Skandal ini pun tampaknya mempengaruhi performanya di Olimpiade Beijing 2022.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Jumat, 18 Februari 2022 - 14:42 WIB
WowKeren - Nama atlet seluncur indah alias skater asal Rusia Kamila Valieva yang mengikuti Olimpiade Beijing 2022 belakangan sempat disoroti publik. Pasalnya, skater tersebut dinyatakan positif menggunakan zat terlarang trimetazidine pada kejuaraan nasional Rusia di St. Petersburg beberapa pekan lalu.
Kini, peringkat dari Valieva pun diketahui turun ke peringkat keempat di nomor tunggal putri pada Kamis (17/2). Hal ini diduga akibat tekanan dari kontroversi doping yang mengguncang Olimpiade Beijing 2022.
Di sisi lain, dalam putaran terakhir yang memastikan upacara medali akan berlangsung pada Jumat (18/2), rekan senegaranya, Valieva Anna Shcerbakova berhasil meraih medali emas. Kemudian rekan senegara lainnya yakni Alexandra Trusova yang berhasil mendapatkan medali perak.
Sementara untuk posisi kedua yang berhasil meraih medali perunggu adalah atlet asal Jepang yakni Kaori Sakamoto. Saat menampilkan aksinya, Valieva itu sempat terandung es lebih dari satu kali. Meski demikian atlet berusia 15 tahun itu tidak panik dan tetap menunjukkan senyum manisnya.
Kemudian, di akhir pertunjukkan Valieva menutup wajahnya dengan tangannya saat meluncur ke pintu keluar dengan gemuruh suara pendukungnya yang meneriakkan "Bagus! Bagus!". Sebelumnya, menjelang Olimpiade Beijing, Valieva disebut sempat memenangkan pertandingan dengan meraih medali emas, dengan harapan bisa membungkam isu skandal doping yang menimpanya.
Meski diguncang dengan skandal doping, Valieva pun tetap memberikan penampilan yang baik. Dengan balutan gaun berwana hitam dan merah, serta sarung tangan yang melengkapinya, ia tampak tetap tenang di 30 detik awal, serta mendaratkan lompatan Salchow empat kali lipat pembukaannya.
Namun Valieva tampak mengalami kegoyahan setelah melakukan trple Axel dan membuatnya melakukan sejumlah kesalahan yang tidak biasa. Setelah berhenti, ia melemparkan satu tangan ke depang dengan frustasi terbuka pada kinerja yang jauh dari standar tinggi biasanya, dan berakhir hampir 50 poin di bawah skor rekor dunianya sendiri yakni 224,09.
Meski demikian, para pendukung Valieva tetap memberikan dukungan dengan meneriakkan namanya, setelah skater itu tersandung es. Di sisi lain, pelatihnya, Eteri Tutberidze membiarkannya menangis usai pertandingan berlangsung.
(wk/tiar)