Menurut rilis media oleh Badan Makanan Singapura (SFA), penarikan itu didorong oleh pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 21 Februari 2022 - 10:46 WIB
WowKeren - Singapura segera bertindak cepat untuk menanggapi keluhan terkait gangguan kesehatan pada bayi yang diduga berkaitan dengan produk susu bayi. Badan Makanan Singapura (SFA) melalui rilis mereka mengatakan bahwa mereka akan menarik produk susu formula bayi bubuk Abbott Alimentum.
Penarikan ini dilakukan karena muncul kekhawatiran jika produk tersebut kemungkinan mengandung bakteri salmonella dan Cronobacter sakazakii. Menurut rilis media oleh Badan Makanan Singapura (SFA), penarikan itu didorong oleh pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.
Sejuah ini, agensi Amerika telah menerima empat keluhan konsumen tentang penyakit bayi terkait produk dari pabrik Abbott Nutrition's Sturgis, Michigan antara September 2021 dan Januari tahun ini. Sebagai tanggapan mengenai hal ini, SFA telah mengarahkan Abbott Laboratories (S) Pte Ltd untuk menarik kembali batch yang terlibat di Singapura.
Adapun Cronobacter sakazakii dan Salmonella Newport adalah bakteri patogen. Infeksi Cronobacter sakazakii pada umumnya jarang terjadi, namun bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit meningitis atau sepsis. Adapun gejalanya meliputi demam, kurang makan, ataupun lesu.
Di sisi lain, salmonella dapat menyebabkan penyakit gastrointestinal, dengan gejala seperti demam, kram perut, dan diare. SFA menegaskan bahwa orang tua atau pengasuh bayi harus berhenti untuk menggunakan produk tersebut.
Mereka harus mencari bantuan medis jika bayi mereka merasa tidak sehat setelah mengonsumsi produk yang terkena dampak. Konsumen juga dapat menghubungi toko tempat mereka membeli produk itu jika mengajukan pertanyaan.
Adapun untuk mengecek produk yang terdampak, konsumen bisa melihat dua digit pertama dari kodenya adalah "22" hingga "37" dan kode pada wadah mencakup "K8", "SH" atau "Z2”". Produk yang terlibat juga akan memiliki tanggal kedaluwarsa 1 April 2022, atau lebih baru dan berasal dari Amerika Serikat.
(wk/zodi)