59 Orang Dilaporkan Tewas Akibat Ledakan Tambang Emas di Burkina Faso
Dunia

Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Saat orang-orang berlarian berusaha untuk menyelamatkan diri, beberapa ledakan susulan sempat terjadi.

WowKeren - Sebuah insiden ledakan tambang terjadi di Burkina Faso. Ledakan kuat terjadi di lokasi penambangan emas yang ada di barat daya negara itu pada Senin (21/2).

Akibat kejadian nahas itu, sedikitnya 59 orang tewas dan 100 lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, sebagaimana dikatakan oleh media nasional dan para saksi. Jumlah korban sementara itu diinformasikan oleh otoritas daerah setelah ledakan di desa Gbomblora, sebagaimana dilaporkan RTB.

Terkait penyebab ledakan, hal itu diyakini berasal dari bahan kimia yang digunakan untuk mengolah emas. Sansan Kambou, seorang penjaga hutan yang berada di lokasi saat ledakan, menggambarkan kepada The Associated Press bahwa kejadian itu mengerikan.

Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Saat orang-orang berlarian berusaha untuk menyelamatkan diri, beberapa ledakan susulan sempat terjadi. "Saya melihat mayat di mana-mana. Itu mengerikan," ujarnya.


Sebagaimana diketahui, Burkina Faso merupakan salah satu negara penghasil emas dengan pertumbuhan tercepat di Afrika. Emas telah menjadi komoditi ekspor penting negara itu hingga menempatkan negara ini pada posisi terbesar kelima sebagai produsen emas di Afrika.

Industri pertambangan emas mempekerjakan sekitar 1,5 juta orang dan bernilai sekitar 2 miliar dolar AS pada 2019. Sementara itu, tambang emas skala kecil juga banyak bermunculan di negara itu selama beberapa tahun terakhir, seperti salah satunya Gbomblora.

Ada sekitar 800 tambang emas kecil semacam itu yang tersebar di seluruh negeri. Menurut Institute for Security Studies yang berbasis di Afrika Selatan, sebagian besar emas diselundupkan ke negara tetangga seperti Togo, Benin, Nigeria dan Ghana.

Menurut pakar pertambangan, tambang skala kecil memiliki peraturan lebih sedikit. Hal inilah yang menyebabkan tambang emas lebih berbahaya. Marcena Hunter, analis senior di Global Initiative mencontohkan salah satunya adalah penggunaan bahan peledak.

"Keterbatasan regulasi sektor pertambangan rakyat dan skala kecil berkontribusi pada peningkatan risiko yang bisa sangat berbahaya," ujarnya. "Termasuk penggunaan bahan peledak yang sering diselundupkan dan digunakan secara ilegal."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait