Mantan petinju kelas berat sekaligus Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko menyatakan kesiapan ikut bertarung melawan Rusia. Sang adik yang juga seorang petinju juga menyampaikan hal serupa.
- Amelia Nur Fatimah
- Jumat, 25 Februari 2022 - 15:08 WIB
WowKeren - Vitali Klitschko, mantan juara tinju kelas berat yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Kyiv menyampaikan rencana mengangkat senjata untuk bertahan melawan invasi Rusia. Klitschko mengaku akan bertarung melawan Rusia untuk Ukraina.
"Ini sudah menjadi perang berdarah.... Aku tidak punya pilihan lain. Aku harus melakukan itu. Aku akan bertarung," ujar Klitschko, petinju Hall of Fame, Kamis (24/2) di acara "Good Morning Britain" ITV.
Klitschko (50) menjadi wali kota serta kepala Administrasi Negara Kota Kyiv pada tahun 2014. Pada tahun yang sama, Klitschko adalah tokoh terkemuka dalam protes menentang hubungan yang lebih erat dengan Rusia. Dan sekarang, saat Kyiv dikepung, bersama dengan wilayah lain, Klitschko kembali berada di garis depan membela Ukraina.
Tak sendiri, bersama saudaranya yang juga mantan juara kelas berat, Wladimir Klitschko, Vitali mengungkap kesediaannya untuk ikut bertarung membela Ukraina. Wladimir (45) mendaftar di tentara cadangan Ukraina di Kyiv awal bulan ini saat negara itu bersiap untuk serangan.
"Sekarang, presiden Rusia (Vladimir Putin) menggunakan retorika perang ... dia menjelaskan bahwa dia ingin menghancurkan negara Ukraina dan kedaulatan rakyatnya. Kata-kata diikuti oleh misil dan tank. Kehancuran dan kematian menimpa kami... Kami akan membela diri dengan sekuat tenaga dan berjuang untuk kebebasan dan demokrasi," tulis Wladimir Klitschko di Linkedin.
Sementara juara kelas berat, Oleksandr Usyk, yang mengalahkan Anthony Joshua pada bulan September, berada di London awal pekan ini untuk pertemuan terkait dengan video game tinju yang akan datang. Tapi kemudian Usyk memutuskan kembali ke Ukraina pada Kamis kemarin.
"Beberapa menulis kepada saya bahwa saya melarikan diri; saya tidak melakukannya, saya sedang bekerja tetapi saya kembali, saya di rumah. Teman-teman, kita harus bersatu karena ini adalah masa yang sulit sekarang dan saya sangat emosional dan khawatir tentang negara saya, dan rakyat kita. Teman-teman, kita harus menghentikan perang ini; kita semua bersama-sama," pungkas Usyk dalam video Instagram dalam komentar yang diterjemahkan dari bahasa Rusia.
(wk/amel)