Polandia dan Republik Ceko Larang Maskapai Rusia, Invasi ke Ukraina Ganggu Industri Penerbangan
pixabay.com/Ilustrasi/ThePixelman
Dunia

Polandia dan Republik Ceko akan menutup wilayah udara mereka untuk maskapai Rusia. Japan Airlines juga sebelumnya telah membatalkan penerbangan ke Moskow.

WowKeren - Invasi Rusia ke Ukraina pada Kamis (24/2) memang telah menunjukkan efek domino di banyak bidang. Setelah pasar Asia anjlok hingga sejumlah negara enggan mengikuti kualifikasi Piala Dunia yang akan digelar di Rusia, kini efek itu mulai terasa di bidang penerbangan.

Polandia dan Republik Ceko akan menutup wilayah udara mereka untuk maskapai Rusia. Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengatakan pada Jumat (25/2) bahwa dia sedang menyusun undang-undang yang akan mengarah pada penutupan wilayah udara untuk maskapai Rusia.

Begitu juga dengan Republik Ceko, Menteri Transportasi Martin Kupka mengatakan negara itu akan menghentikan operasi semua operator Rusia di wilayahnya mulai Sabtu (26/2). "Mulai tengah malam hari ini, kami menghentikan operasi semua maskapai penerbangan Rusia di wilayah Ceko," tulisnya di Twitter.

Sementara itu, Virgin Atlantic dan British Airways mulai merutekan penerbangan di sekitar wilayah udara Rusia setelah London dan Moskow saling melarang maskapai satu sama lain. Sejumlah pimpinan industri penerbangan juga mengatakan mereka siap untuk larangan lebih lanjut meskipun ada prospek perang sanksi yang mahal atas hak penerbangan bersama.


Dewan pemerintahan badan penerbangan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, akan membahas konflik tersebut pada pertemuan hari Jumat. Rob Morris selaku kepala konsultan di Ascend by Cirium yang berbasis di Inggris mengatakan, "Invasi Rusia memiliki potensi signifikan untuk menggagalkan pemulihan maskapai penerbangan yang rapuh di Eropa."

Delta Air Lines mengatakan pihaknya menangguhkan layanan berbagi kode dengan Aeroflot Rusia. Pada Kamis (24/2) sebelumnya, Japan Airlines telah membatalkan penerbangan ke Moskow.

Hal itu disebabkan karena alasan potensi risiko keselamatan. Inggris juga telah menutup wilayah udaranya untuk maskapai Rusia, termasuk Aeroflot, sebagai bagian dari serangkaian tindakan hukuman. Sebagai tanggapan, Moskow melarang maskapai penerbangan Inggris mendarat di bandara atau melintasi wilayah udaranya.

Koperasi industri penerbangan yang berbagi informasi tentang risiko penerbangan, OPSGROUP, mengatakan pesawat yang melintasi wilayah udara Rusia harus memiliki rencana darurat. Sebab bisa saja wilayah udara mereka ditutup atau juga karena terkait sanksi.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait