Sebuah perusahaan yang berbasis di Texas malah mengalami peningkatan penjualan selama invasi Rusia ke Ukraina. Tak main-main, permintaan bahkan naik hingga 1000 persen.
- Amelia Nur Fatimah
- Rabu, 02 Maret 2022 - 13:37 WIB
WowKeren - Perekonomian global ikut terkena imbas invasi Rusia ke Ukraina. Sejumlah usaha pun ikut mengalami kesulitan. Tapi sepertinya tidak dengan satu perusahaan asal Texas ini.
Sebuah perusahaan bunker kiamat yang berbasis di Texas telah mengalami lonjakan besar dalam penjualan sejak Rusia menyatakan perang dan menginvasi Ukraina pada Kamis (24/2) lalu. Rising S Bunkers menjual tempat perlindungan untuk bertahan hidup mulai dari 'bunker mini' seharga $39.500 hingga bunker 'aristocrat' senilai $8,35 juta yang dapat menampung hingga 44 orang.
Pemilik Rising S Bunkers mengatakan bahwa penjualan telah "meningkat secara astronomis selama beberapa hari terakhir". Sementara itu, General Manager, Gary Lynch mengatakan kepada The Sun bahwa permintaan naik hingga 1000 persen sejak Kamis (24/2).
"Biasanya, saya akan menjual antara dua dan enam tempat penampungan sebulan, dan biasanya musim dingin adalah waktu yang tenang bagi kami," ujar Lynch.
Lynch menjual lima unit saja pada hari pertama invasi Ia pun terpaksa membeli lebih banyak persediaan dari toko perangkat keras untuk memenuhi permintaan yang meningkat pesat. Perusahaan itu telah menerima pertanyaan dari seluruh dunia, termasuk Italia, Inggris, Denmark, Jepang, dan Kanada, serta di seluruh AS.
"Telepon tidak berhenti berdering dan kami telah mengirimkan begitu banyak kutipan. Kepentingannya tidak hanya terisolasi ke AS, itu di mana-mana," katanya.
Lynch juga mengatakan bahwa sebagian besar minat bunker kiamat datang dari pelanggan yang takut Rusia akan memperluas invasi ke negara lain di luar Ukraina. Di mana banyak orang khawatir hal itu dapat memicu Perang Dunia lagi. Lync pun memahami kekhawatiran tersebut.
"Lihat saja apa yang terjadi. [Vladimir Putin] mengancam perang nuklir, mengatakan itu akan menjadi sesuatu yang belum pernah dilihat dunia. Dunia telah melihat Hiroshima. Dan jika apa yang mereka ancam lebih buruk dari itu, tentu saja, kita semua harus khawatir," ungkapnya.
"Jangan mengolok-olok atau mengkritik orang yang memiliki ketakutan yang valid. Mereka tidak menginginkan apa pun selain melindungi orang yang mereka cintai di saat yang mengerikan dan mengerikan. Satu-satunya cara Anda dapat mempersiapkan diri untuk gagal adalah dengan tidak mempersiapkan diri," pungkas Lynch.
Bunker perusahaan itu terkubur 11 kaki di bawah tanah. Bunker juga dilengkapi dengan ruang tumbuh untuk makanan, pusat kebugaran, lift, kolam renang, sauna, teater, lapangan tembak, sekutu bowling, ruang cuci, dan banyak lagi. Sementara pelanggannya berkisar dari atlet profesional hingga selebritas hingga politisi hingga perusahaan teknologi.
(wk/amel)