Seorang pria di Bali ditemukan tak bernyawa tergantung di sebuah pohon nangka. Pria tersebut diduga melakukan aksi bunuh diri 3 hari menjelang acara pernikahannya.
- Amelia Nur Fatimah
- Kamis, 24 Maret 2022 - 16:36 WIB
WowKeren - Entah apa yang ada dipikiran seorang pria di Bali yang memilih mengakhiri hidup jelang hari bahagia pernikahannya. Seorang pria berinisial IKS (26) ditemukan tewas gantung diri di pohon nangka di sebuah kebun, di Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Menurut dugaan sementara, pria itu diduga depresi karena beban mempersiapkan pernikahan. IKS diduga depresi karena persiapan pernikahan belum maksimal padahal jadwal pernikahan sudah di depan mata. Padahal rencananya, pernikahan akan digelar pada Sabtu (26/3) mendatang.
"Motifnya, diduga korban depresi dan beban untuk mempersiapkan upacara pernikahannya yang semakin mendekat namun persiapan belum maksimal," ungkap Kasih Humas Polres Bangli Iptu I Wayan Sarta pada Rabu (23/3) malam.
Sarta mengungkap bahwa dari keterangan calon istri, IKS sempat mengikuti rembuk keluarga membahas persiapan pernikahan mereka pada malam harinya. Setelah itu IKS dan calon istrinya itu istirahat.
Tapi kemudian pada sekitar pukul 04.00 Wita, IKS sudah tidak ada di samping calon istrinya tersebut. Lalu calon istri IKS itu mencoba menghubungi handphone milik korban, namun tak ada jawaban.
"Lalu, saksi mendapat informasi dari keluarga bahwa korban telah meninggal dunia karena gantung diri di pohon nangka," tutur Sarta.
Hingga kemudian seorang saksi lainnya, Ketut Gorsi yang berada di dalam kelas SMP Satu Atap 4, Desa Pinggan, melihat tubuh tergantung di sebuah pohon nangka di kebun milik Guru Jemawan. "Kemudian saksi berteriak dan memberitahukan kepada teman dan warga di sekitar," ujarnya.
Kemudian ayah korban, I Made Suarta mendapat informasi bahwa sang anak bunuh diri dari salah seorang warga. Suarta pun langsung menuju lokasi korban gantung diri. Sarta mengatakan tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dari visum, hanya terdapat luka jeratan di leher korban.
"Dan memang benar korban telah gantung diri di batang pohon nangka. Dan pihak keluarga telah mengikhlaskan serta menganggap peristiwa ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi," pungkas Sarta.
(wk/amel)