Dinas Pendidikan DKI Pastikan Seluruh Sekolah Kembali Gelar PTM 100 Persen, Maksimal 6 Jam
AFP/Juni Kriswanto
Nasional

Imbas dari kenaikan kasus COVID-19 varian Omicron di DKI Jakarta, kegiatan sekolah pun kembali dilaksanakan secara daring. Namun kini kasus COVID-19 di Ibu Kota sudah melandai.

WowKeren - Seperti yang diketahui, selama pandemi COVID-19 berlangsung, pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan pembatasan, termasuk di antaranya adalah kegiatan belajar mengajar yang dialihkan menjadi pembelajaran secara daring.

Aturan kegiatan pembelajaran secara daring itu pun seiring berjalannya waktu dan perubahan kondisi COVID-19 di Indonesia, juga disesuaikan. Kini angka kasus COVID-19 diketahui sudah menunjukkan tren penurunan, sehingga pemerintah memutuskan untuk memberi pelonggaran, termasuk kembali melangsungkan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyatakan bahwa PTM dengan kapasitas 100 persen terbatas di Ibu Kota telah kembali dimulai pada Jumat (1/4) hari ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radjagah.

"Sudah mulai hari ini, kan kita sudah bersepakat dengan regulasi yang ada, PTM mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, sudah menerapkan secara menyeluruh," ujar Taga dalam keterangannya, Jumat (1/4).


Taga memaparkan kembalinya dilakukan PTM 100 persen itu lantaran telah diizinkan oleh regulasi Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nomor 3 Tahun 2022. Selain itu, angka kasus COVID-19 di DKI juga telah melandai.

Artinya bahwa temuan-temuan kasus COVID-19 sudah mulai sangat jauh berkurang. Hal ini juga menandakan bahwa jumlah kasusnya lebih sedikit dibanding dengan dulu saat Omicron naik.

"Selain itu kondisi sarana prasarana di sekolah juga sudah siap untuk melaksanakan PTM 100 persen," imbuhnya.

Meski telah kembali menggelar PTM 100 persen, namun Taga mengatakan bahwa pembelajarannya dibatasi maksimal 6 jam. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa ada perubahan jam belajar selama bulan Ramadhan berlangsung.

Terkait dengan pelaksanaan PTM 100 persen, Taga menuturkan bahwa selain telah diizinkan melalui SE Mendikbudristek, kondisi sarana prasarana di sekolah juga sudah siap. "Sehingga toh kalau dilaksanakan PTM 100 persen tinggal jalan sesuai protokol kesehatan COVID-19," tandas Taga.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait