Koordinator Umum Aliansi BEM Surabaya (ABS), Ahmad Yusuf Alkhakim mengungkapkan total peserta aksi unjuk rasa pada Kamis (14/4) hari ini mencapai sekitar 3 ribu mahasiswa.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 14 April 2022 - 15:16 WIB
WowKeren - Massa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Surabaya (ABS) akan menggelar aksi demo pada Kamis (14/3). Massa sudah mulai berkumpul di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS), Jawa Timur, sejak pukul 10.00 WIB.
Koordinator Umum ABS, Ahmad Yusuf Alkhakim mengungkapkan total peserta aksi unjuk rasa hari ini mencapai sekitar 3 ribu mahasiswa. "Total mahasiswa yang turun ke jalan dalam hitungan kami sekitar 3000 mahasiswa, itu tidak termasuk buruh dan pelajar karena belum ada konfirmasi kepada kami," ujar Yusuf kepada suarasurabaya.net.
Adapun titik aksi unjuk rasa hari ini berada di depan Kantor DPRD Jawa Timur yang terletak di Jalan Indrapura, Surabaya. "Kawan-kawan aliansi mahasiswa lebih mengkondisikan di kampus masing-masing terlebih dahulu, kemudian baru berkumpul di depan KBS sebelum akhirnya bergerak menuju ke DPRD Jatim," paparnya.
Massa mahasiswa ABS dilaporkan melakukan aksi long march atau berjalan kaki dari depan KBS menuju Kantor DPRD Jatim. Hal ini membuat sepanjang Jalan Diponegoro sempat tersendat karena kecepatan rombongan long march hanya 5 kilometer per jaln.
"Temen-temen yang di belakang mungkin naik motor, tapi yang di depan ini jalan kaki. Jadi kalau capek berhenti, kemudian lanjut lagi. Ini yang sebenarnya membuat kemacetan semakin panjang," papar Kaurbinops Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Muhammad Suud.
Menurut Suud, aksi long march ini sebenarnya tidak diperbolehkan. Hanya saja apabila dilarang maka dikhawatirkan situasi akan semakin tidak kondusif.
"Saat ini jalur Diponegoro sebenarnya dibuka, tapi karena rombongan mahasiswa ini jalannya di bawah 5 kilometer per jam, jelasnya terjadi kemacetan," tuturnya.
Di sisi lain, massa mahasiswa membawa sejumlah tuntutan dalam aksi demo hari ini. Di antaranya adalah menuntut pemerintah untuk menunda pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).
Aksi unjuk rasa juga menyinggung soal persoalan ekonomi seperti kelangkaan BBM jenis Solar dan kenaikan harga Pertamax. Kenaikan harga minyak goreng juga turut diangkat dalam aksi unjuk rasa hari ini.
(wk/Bert)