Surat Ormas Minta THR Beredar, Polda Metro Jaya Sebut Pemerasan dan Minta Masyarakat Lapor
Pexels/Ahsanjaya
Nasional

Polda Metro Jaya mengimbau organisasi masyarakat (ormas) untuk tidak meminta tunjangan hari raya (THR) kepada warga, terlebih jika dilakukan dengan pemaksaan.

WowKeren - Baru-baru ini, beredar surat dengan kop Pemuda Pancasila Pimpinan Ranting Cengkareng Timur, Jakarta Barat, yang berisi permohonan dana menjelang Idul Fitri 1443 H. Surat tersebut beredar di media sosial.

"Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi akan tiba, Kami memohon Bapak/Ibu berpartisipasi untuk kesejahteraan kader-kader Pemuda Pancasila Pimpinan Ranting Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Kota Administratif Jakarta Barat, sebagai bentuk memperkuat wilayah dari ancaman yang ingin mengganggu idiologi Pancasila," demikian kutipan surat tersebut.

Surat yang meminta THR (tunjangan hari raya) tersebut ditandatangani pada 18 April 2022. Kekinian, Polda Metro Jaya mengimbau organisasi masyarakat (ormas) untuk tidak meminta THR kepada warga, terlebih jika dilakukan dengan pemaksaan.

"Polda Metro imbau kepada semua ormas yang melakukan meminta THR ini tolong tidak dilakukan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, Jumat (22/4). "Karena meminta THR secara paksa itu juga bagian dari pemerasan."

Zulpan pun meminta warga dan pengusaha yang menerima surat permintaan THR dari ormas tertentu untuk langsung melapor ke pihak kepolisian. Menurutnya, pihaknya akan melakukan proses hukum kepada kelompok yang memeras masyarakat.


"Apabila ada korban yang melaporkan ke Polda Metro kita akan proses hukum terhadap kelompok-kelompok yang melakukan pemerasan kepada masyarakat," terangnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila DKI Jakarta, Lasman Napitupulu, telah menegaskan bahwa tidak ada kegiatan Pemuda Pancasila yang meminta sumbangan di bulan Ramadan. Meski mengadakan kegiatan di bulan Ramadan, Lasman menyatakan pihaknya tidak meminta sumbangan.

"Saya belum terima (laporan soal surat edaran). Kegiatan Ramadan itu kita memang ada program, tetapi tidak melakukan minta sumbangan kiri kanan. Tidak ada bentuk proposal ataupun bantuan-bantuan dari perusahaan ataupun lingkungan mana pun," tegas Lasman, Selasa (19/4).

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Wilayah Majelis Pimpinan Wilayah PP DKI Jakarta Embay Supriyantoro. Menurutnya, Pemuda Pancasila hanya bertugas menjaga keamanan di hari besar keagamaan.

"Kita enggak ada perintah apa-apa kecuali pengamanan hari-hari agama kita selalu meminta teman-teman mengamankan lokasi-lokasi ibadah itu aja," tukasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait