Novel Baswedan Beber Alasan Tak Tangkap Harun Masiku Kala Masih di KPK, Singgung Soal Intimidasi
AFP/Bay Ismoyo
Nasional

Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, lantas menduga bahwa buronan Harun Masiku tak kunjung ditangkap karena kasusnya melibatkan petinggi partai tertentu.

WowKeren - Buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Harun Masiku, masih belum tertangkap hingga saat ini. Diketahui, Harun merupakan tersangka kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.

Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, lantas menduga Harun Masiku tak kunjung ditangkap karena kasusnya melibatkan petinggi partai tertentu. Oleh sebab itu keberadaan Harun hingga saat ini masih belum diketahui.

"Kasus Harun Masiku ini diduga melibatkan petinggi partai tertentu. Pencarian terhadap Harun Masiku saya yakin tidak dilakukan kecuali hanya sekadarnya saja. Apakah ada kaitannya? Hanya Firli dkk yang tahu," cuit Novel di akun Twitter resminya, Senin (23/5).

Lebih lanjut, Novel juga mengungkapkan mengapa dirinya tidak menangkap Harun Masiku ketika masih bergabung di KPK. Novel memaparkan tiga hal penting yang menurutnya menjadi masalah.

"1. Pada saat tim KPK melakukan OTT terhadap kasus tersebut, tim KPK diintimidasi oleh oknum tertentu dan Firli dkk diam saja," ungkap Novel.


Kemudian yang kedua, tim yang melakukan penangkapan itu disebut Novel dilarang untuk melakukan penyidikan. Novel menduga hal ini dikarenakan tim tersebut dianggap tidak bisa "dikendalikan".

"Sekarang orang-orang tersebut telah sukses disingkirkan oleh Firli dkk," lanjut Novel.

Sedangkan yang ketiga, lanjut Novel, adalah tim KPK yang melakukan OTT terhadap kasus tersebut justru "diberi sanksi". Menurut Novel, ada satu anggota Polri yang dikembalikan meskipun upaya tersebut tidak berhasil.

"Satu dari kejaksaan dikembalikan dan beberapa pegawai Dumas dipindahtugaskan oleh Firli dkk," papar Novel. "Beberapa lainnya disingkirkan dengan proses TWK (tes wawasan kebangsaan)."

Di sisi lain, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri telah mengatakan bahwa siapa pun yang mengetahui keberadaan Harun Masiku diminta untuk segera melapor kepada KPK. Dengan demikian, informasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh KPK.

"Tak hentinya kami terus mengajak masyarakat, siapa pun, yang betul-betul mengetahui keberadaan HM untuk bisa menyampaikan kepada KPK atau aparat penegak hukum lainnya," jelas Ali dalam keterangannya, Senin. "Agar informasi tersebut bisa segera ditindaklanjuti secara konkret. Bukan justru menyampaikan di ruang publik yang dikhawatirkan malah akan menghambat proses pelacakan."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait