Demi Biaya Modal Nikah, Pria di Bali Nekat Curi Puluhan Senapan dari Toko
Unsplash/What Is Picture Perfect
Nasional

Ada saja alasan seseorang untuk melakukan tindakan kriminal. Seorang pemuda di Bali ditangkap karena mencuri puluhan senapan angin dengan alasan untuk modal nikah.

WowKeren - Puluhan Senapan hilang dicuri di sebuah toko di Buleleng, Bali. Kepolisian Polsek Sukasada, Buleleng pun berhasil menangkap seorang pria bernama Umaro alias Marok (25) yang merupakan belaku pencurian 23 puncuk senapan angin tersebut di Toko Lubdaka, Jalan Jelantik Gingsir.

Siapa sangka, aksi pencurian tersebut dilakukan untuk modal menikah. "Motifnya untuk modal nikah," ungkap Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya, Jumat (27/5).

Peristiwa itu, berawal dari korban bernama Putu Hardi Pertama yang melaporkan kehilangan senapan angin di tokonya. Saat itu, pada 1 Januari lalu, sekitar pukul 10.00 WITA adik korban Gede Widiastawa membuka tokonya dan terlihat rooling door sudah dalam keadaan terbuka dan juga gagang gembok dalam keadaan rusak. Setelah dicek sebanyak 23 puncuk senapan raib.

Di antaranya, sembilan pucuk senapan angin merk Sangatha, dua pucuk senapan angin merk BSA, tiga pucuk senapan angin merk FX Frow, satu pucuk senapan angin merk APC, satu pucuk senapan angin merk Ruger, satu pucuk senapan angin merk TSC, dua pucuk senapan angin merk Benyamin Marunder, dua pucuk senapan angin merk Lubdaka 117 dan dua pucuk senapan angin merk Predator juga beberapa peralatan pancing.


"Atas kejadian tersebut korban mengaku mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp105 juta," beber Gede Sumarjaya.

Sementara, saat polisi melakukan penyelidikan dan berdasarkan keterangan saksi-saksi dan juga olah TKP pelaku yang mengambil barang tersebut dilakukan oleh dua orang dan mengarahkan kepada nama seseorang yakni Marok dan Agus Manaf yang beralamat di Banjar Dinas Desa Pegayaman, Buleleng, Bali.

Lewat informasi itu, polisi langsung melakukan penangkapan kepada pelaku Marok pada Senin (1/5) sekitar pukul 01.00 Wita, saat sedang ada di Taman Bung Karno Sukasada, Buleleng.

Sementara dari hasil pemeriksaan, Marok mengakui perbuatannya mengambil senapan dan beberapa alat pancing. Ia melakukan bersama Agus Manaf yang diketahui telah meninggal dunia karena gantung diri.

"Dalam melakukan aksi pengambilan barang memiliki peran masing-masing. Pelaku Marok bertugas menggunakan sepeda motor membonceng Agus Manaf menuju TKP dan sampai di depan toko, Agus Manaf turun dari sepeda motor. Sedangkan, Marok menunggu di depan Taman Bung Karno untuk melihat situasi, bilamana berhasil maka Agus Manaf akan menelpon Marok," pungkasnya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait