Gustavo Petro yang dikenal sebagai mantan pejuang pemberontak sayap kiri itu kini akan menjadi Presiden Kolombia. Tak hanya itu, Petro bahkan disebut menjadi Presiden Kolombia pertama dari sayap kiri.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Senin, 20 Juni 2022 - 15:25 WIB
WowKeren - Kolombia diketahui telah selesai menggelar pemilihan Presiden. Hasilnya menunjukkan bahwa mantan pejuang pemberontak yang menjanjikan perubahan sosial dan ekonomi yang mendalam Gustavo Petro telah memenangkan kursi Kepresidenan Kolombia.
Adapun kemenangan dalam pemilihan presiden putaran kedua hari Minggu (19/6) itu akan membuat Petro Kolombia menjadi presiden sayap kiri pertama. Melansir Al Jazeera, ia berhasil memenangkan 50,4 persen suara, sementara saingannya Rodolfo Hernandez yang merupakan seorang raja konstruksi mendapatkan suara 47,3 persen.
"Mulai hari ini, Kolombia sedang berubah, sebuah perubahan nyata yang memandu kami ke salah satu tujuan kami: politik cinta … pengertian dan dialog," ujar Petro kepada para pendukungnya di Ibu Kota Kolombia, Bogota, dilihat pada Senin (20/6).
Atas kemenangan Petro, seorang senator dan mantan wali kota Bogota, menggarisbawahi perubahan drastis dalam politik kepresidenan untuk negara yang telah lama meminggirkan kaum kiri karena dianggap terkait dengan konflik bersenjata.
Sebagai informasi, Petro sendiri pernah menjadi pemberontak dengan gerakan M-19 yang sekarang sudah tidak ada dan diberikan amnesti setelah dipenjara karena keterlibatannya dengan kelompok tersebut.
Sementara dalam pidato kemenangannya, Petro mengeluarkan seruan untuk persatuan dan memberikan tanda damai kepada beberapa pengkritiknya yang paling keras, dengan mengatakan semua anggota oposisi akan disambut di istana presiden "untuk membahas masalah Kolombia".
"Dari pemerintahan ini yang mulai tidak akan pernah ada persekusi politik atau persekusi hukum, hanya akan ada rasa hormat dan dialog," seru Petro. Ia juga akan mendengarkan tidak hanya mereka yang telah mengangkat senjata tetapi juga "mayoritas diam dari petani, masyarakat adat, perempuan, pemuda".
Setelah hasil pemilihan diumumkan, Presiden konservatif keluar Ivan Duque memberi selamat kepada Petro. Begitu juga dengan lawannya, Hernandez yang dengan cepat mengakui kekalahannya.
"Saya menerima hasilnya, sebagaimana mestinya, jika kita ingin institusi kita kokoh," ujar Hernandez dalam video yang beredar di media sosial. "Saya sangat berharap bahwa keputusan ini bermanfaat bagi semua orang."
Kemenangan dari Petro itu juga disambut dengan gembira dan penuh haru oleh para pendukungnya. "Akhirnya, terima kasih Tuhan. Saya tahu dia akan menjadi presiden yang baik dan dia akan membantu kita yang paling tidak beruntung. Ini akan berubah menjadi lebih baik," tutur Alejandro Forero kepada kantor berita Reuters.
(wk/tiar)