Burger dengan didampingi mie ramen yang renyah? Hal itu kini jadi solusi bagi Burger King Jepang untuk mengatasi masalah kelangkaan kentang di restoran mereka.
- Amelia Nur Fatimah
- Senin, 20 Juni 2022 - 22:58 WIB
WowKeren - Kini giliran perusahaan makanan cepat saji Burger King yang harus mengakali menunya di tengah masalah kekurangan atau bahkan kelangkaan pasokan bahan. Hal itu terjadi di Burger King Jepang.
Rantai makanan cepat saji itu menawarkan kepada pelanggan sebungkus mie ramen renyah dengan burger mereka sebagai pengganti kentang goreng, dalam makanan yang disebut "daitai potato set", atau "set hampir kentang", Business Insider melaporkan.
"Set kentang daitai", makanan tersebut pertama kali ditawarkan pada bulan Mei tahun ini. Hal itu terjadi ketika banyak rantai makanan cepat saji di Jepang berjuang untuk memasok kentang goreng karena kekurangan kentang, lapor SoraNews24.
Meskipun kentang goreng Burger King belum sepenuhnya dihapus dari menu, rantai tersebut mendorong pelanggan untuk memilih mie ramen renyah. Bahkan menawarkan stiker "Saya mendukung Raja" dengan set kentang daitai.
Set ini dilengkapi dengan hamburger, minuman, dan sebungkus camilan Baby Star Dodekai Ramen yang populer. Menurut SoraNews24 , opsi ramen renyah ditawarkan tanpa biaya tambahan kepada pelanggan yang membeli makanan kombo King Value.
Dianggap sebagai pengganti ramen rebus, cumi-cumi, pai apel. Menurut CBS , Burger King juga menganggap ramen rebus, cumi panggang, dan pai apel sebagai pengganti kentang goreng. Beberapa pelanggan rela menyerahkan kentang goreng di Burger King sebagai "pertunjukan kesetiaan", lapor CBS.
Sebelumnya, perusahaan makanan cepat saji KFC juga melakukan hal serupa. KFC di Australia harus mengganti selada dengan kubis ke dalam sejumlah produk, termasuk burger.
"Saat ini kami mengalami kekurangan selada. Jadi, kami menggunakan campuran selada dan kubis pada semua produk yang mengandung selada sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata perusahaan kepada pelanggan, Rabu (8/6).
Setidaknya keputusan seperti ini merupakan yang kedua kalinya di tahun 2022 KFC Australia harus berurusan dengan komponen makanan pokok yang hilang. Pada Januari 2022, KFC Australia juga harus memotong item menu karena kekurangan ayam.
(wk/amel)