Pipa Gas Nord Stream 1 Ditutup di Bawah Bayang-bayang Kecurigaan Jerman Terhadap Rusia
Pixabay/Tama66
Dunia

Pipa itu dijadwalkan untuk beroperasi selama 10 hari. Namun regulator energi Jerman mengatakan tidak jelas kapan Rusia akan memulai kembali aliran gas.

WowKeren - Jerman dihantui bayang-bayang krisis energi terkait penutupan pipa saluran gas utama dari Rusia. Seperti diketahui, penutupan itu ditujukan untuk pemeliharaan tahunan.

Senin (11/7) sebuah pipa gas utama dari Rusia ke Jerman akhirnya ditutup. Di saat yang sama, Berlin semakin khawatir bahwa Moskow mungkin tidak akan melanjutkan aliran gas sesuai jadwal.

Pipa Nord Stream 1, sumber utama gas Rusia di Jerman, dijadwalkan tidak beroperasi hingga 21 Juli untuk pekerjaan rutin yang menurut operator termasuk "pengujian elemen mekanis dan sistem otomasi". Data operator menunjukkan aliran gas turun sesuai rencana pada Senin pagi.

Tetapi para pejabat Jerman curiga tentang niat Rusia. Apalagi setelah Gazprom Rusia bulan lalu mengurangi aliran gas melalui Nord Stream 1 sebesar 60 persen.


Gazprom menyinggung soal masalah teknis yang melibatkan turbin gas yang menggerakkan stasiun kompresor yang dikirim oleh mitra Siemens Energy ke Kanada untuk perbaikan. Namun, turbin itu tidak dapat dikembalikan karena sanksi yang dijatuhkan atas perang Rusia terhadap Ukraina.

Politisi Jerman telah menolak penjelasan teknis Rusia untuk pengurangan aliran gas bulan lalu melalui Nord Stream 1. Mengatakan keputusan itu adalah langkah politik untuk menabur ketidakpastian dan mendorong harga.

Wakil Kanselir Jerman, Robert Habeck mengatakan dia mencurigai bahwa Rusia mungkin menjadikan "beberapa detail teknis kecil" sebagai alasan untuk tidak melanjutkan pengiriman gas melalui pipa setelah pemeliharaan bulan ini. Namun, juru bicara kementerian ekonomi mengatakan bahwa sementara Jerman berada dalam situasi serius dalam hal pasokan gasnya, keamanan pasokan saat ini terjamin.

Pipa Nord Stream 1 diketahui mengangkut 55 miliar meter kubik (bcm) gas per tahun dari Rusia ke Jerman di bawah Laut Baltik. Kepala regulator jaringan Jerman, Bundesnetzagentur, mengatakan "tidak ada yang bisa mengatakan dengan pasti" apakah gas akan dinyalakan kembali usai penghentian tersebut.

“Seperti yang diharapkan, Nord Stream 1 nol sejak pagi ini. Apa yang terjadi pada akhir pemeliharaan, tidak ada yang bisa mengatakannya saat ini. Kami tidak akan tahu waktu lebih cepat dari sehari sebelum jadwalnya berakhir,” Klaus Mueller, kepala Bundesnetzagentur, mengatakan kepada Reuters, Senin (11/7).

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait