Setelah menjadi korban aksi penembakan pada Jumat (8/7) lalu, mantan PM Jepang Shinzo Abe lantas meninggal dunia. Pada Senin (11/7), pemerintah Jepang menggelar peringatan kematian Abe.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 12 Juli 2022 - 13:01 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe ditembak saat berpidato di kota barat Nara. Akibat insiden penembakan ini, Abe pun dinyatakan meninggal dunia tak lama berselang dari peristiwa naas tersebut.
Pada Senin (11/7), para pelayat pun tampak membajiri sebuah kuil di Tokyo, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Abe yang terbunuh. Peristiwa pembunuhan terhadap Abe ini disebut membayangi kemenangan pemilihan untuk partai yang dikuasai olehnya.
Sementara untuk prosesi pemakaman pribadi Abe sendiri dijadwalkan pada Selasa (12/7) hari ini. "Ada rasa duka yang mendalam atas kehilangannya," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Janet Yellen kepada wartawan di luar kuil, dilansir melalui Asahi, Selasa (12/7).
"Perdana Menteri Abe adalah pemimpin visioner dan dia memperkuat Jepang. Saya tahu bahwa warisannya akan terus hidup," tambah Yellen setelah menaruh dupa untuk menghormati Abe dan menyapa keluarganya di kuil.
Adapun penghorman terakhir kepada Abe yang digelar pada Senin (11/7) malam itu dilakukan dengan PM Jepang saat ini Fumio Kishida dan anggora parlemen lainnya yang turut hadir.
Selain itu, tampak juga Kaisar Naruhito beseerta Permaisuri Masako yang tampak mengirim bunga dan bendahara untuk membakar dupa. Hal ini disampaikan oleh Kenji Ikeda selaku Wakil Pelayan Utama Badan Rumah Tangga Kekaisaran.
Berdasarkan informasi yang didapat dari Kyodo News, menurut faksi Partai Demokrat Liberal yang dipimpin oleh Abe, ada sekitar 2.500 orang, termasuk anggota masyarakat yang menghadiri acara tersebut. Di antara ribuan pengunjung itu juga tampak para pemimpin bisnis dan Duta Besar terkemuka, termasuk Dubes AS untuk Jepang, Rahm Emanuel dan Dubes Rusia untuk Jepang, Mikhail Galuzin yang turut menghadiri acara tersebut.
Sebagai informasi, Abe merupakan mantan PM Jepang keempat yang menerima penghargaan di bawah Konstitusi Pascaperang, setelah Shigeru Yoshida, Eisaku Sato, dan Yasuhiro Nakasone. Selain itu, kata Kantor Kabinet, Abe diketahui juga telah dihormati dengan Junior First Rank of Court.
(wk/tiar)