Li Qiang, direktur pusat darurat medis di kota bersejarah Xian dituduh bahwa dia telah melakukan penggelapan dana, serta memiliki kecanduan jangka panjang pada game smartphone.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 14 Juli 2022 - 16:44 WIB
WowKeren - Bermain game untuk menyegarkan kembali pikiran adalah hal yang lumrah dilakukan oleh sebagian orang. Namun, yang tak wajar adalah ketika seseorang mulai kecanduan game hingga melupakan tugas dan kewajibannya.
Di Tiongkok, seorang pejabat dipecat lantaran kelalaiannya dan kecanduannya terhadap video game, serta pelanggaran lainnya. Pemecatan itu, kata pihak berwenang, terjadi setelah seorang wanita, yang dilarang masuk ke rumah sakit karena pembatasan COVID-19 mengalami keguguran.
Li Qiang, direktur pusat darurat medis di kota bersejarah Xian, menjadi salah satu di antara pejabat yang ditegur pada Januari lalu atas insiden tersebut, yang memicu perdebatan mengenai strategi nol-Covid Beijing. Video yang merekam pengalaman mengerikan wanita hamil itu menjadi viral di media sosial Tiongkok, sehingga memicu kemarahan publik yang meluas.
Kini, Li telah dicopot dari jabatannya. Dia dikeluarkan dari Partai Komunis yang berkuasa dan ditempatkan di bawah penyelidikan kriminal. Pengawas partai provinsi itu melayangkan tuduhan kelalaian dan korupsi dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (12/7).
"Li sangat tidak bertanggung jawab," bunyi pernyataan itu. "Memicu beberapa insiden besar yang memicu opini publik negatif secara online dan menyebabkan dampak sosial yang buruk selama wabah di Xi'an musim dingin lalu."
Tak hanya itu, Li juga dituduh bahwa dia telah melakukan penggelapan dana dan menerima sogokan, serta memiliki kecanduan jangka panjang pada game smartphone. Kekayaan Li yang diduga berasal dari cara ilegal juga disita dan dia sekarang berada di bawah penyelidikan kriminal.
Di Tiongkok, video dan game seluler dipandang sebagai sumber korupsi moral. Negara itu bahkan telah mengambil langkah dalam beberapa tahun terakhir untuk membatasi waktu layar pemain yang lebih muda dan mengatur konten yang tidak diinginkan.
(wk/zodi)