Walikota Filipina Minta Pegawai Negeri Murah Senyum Saat Layani Warga, Melanggar Bisa Potong Gaji
Commons Wikimedia/Ben Smith
Dunia

Penduduk setempat, yang sebagian besar merupakan seorang petani kelapa dan nelayan mengeluhkan perlakuan tidak ramah yang mereka terima dari staf balai kota.

WowKeren - Para pegawai negeri yang bekerja di kantor pemerintah diwajibkan untuk murah senyum dalam memberikan pelayanan kepada warga. Perintah itu datang dari seorang Walikota di provinsi Quezon, di pulau utama Luzon.

Adalah Aristoteles Aguirre, walikota yang baru saja dilantik di kota Mulanay, yang memperkenalkan kebijakan senyum. Dalam instruksinya, dia menegaskan bahwa senyum bisa menunjukkan ketulusan para pegawai negeri dalam melayani masyarakat. "Sambil melayani rakyat untuk memberikan ketulusan dengan menunjukkan perasaan tenang dan suasana bersahabat", kata perintah eksekutif itu.

Kebijakan itu bukan diputuskan begitu saja, melainkan sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat. Penduduk setempat, yang sebagian besar merupakan seorang petani kelapa dan nelayan mengeluhkan perlakuan tidak ramah yang mereka terima dari staf balai kota ketika mereka pergi untuk membayar pajak atau mencari bantuan.

Padahal, jarak rumah mereka dengan balai kota tidak dekat. Ada yang harus menempuh perjalanan hingga satu jam lamanya untuk sampai ke sana. Namun sayang, ketika mereka tiba, mereka justru dikecewakan dengan para petugas di sana. Oleh sebab itu, walikota yang juga merupakan seorang terapis okupasi sebelum mencalonkan diri dalam pemilihan 9 Mei, ingin mengubah sikap pekerja pemerintah terhadap masyarakat.


"Ketika mereka tiba, mereka kecewa dengan sikap orang-orang yang bertransaksi dengan mereka," kata Aguirre. "Kita harus menjadi kotamadya yang ramah bisnis."

Tentu saja, kebijakan ini juga disertai dengan sanksi. Karyawan yang tidak mau memberikan senyuman saat memberikan pelayanan dapat didenda. Tak tanggung-tanggung, jumlah dendanya bisa mencapai setara gaji 6 bulan atau bahkan diskors dari pekerjaan mereka.

Namun, ketika ditanya bagaimana penerapan aturan tersebut dilakukan mengingat saat ini orang-orang diwajibkan memakai masker, walikota menjawab jika orang dapat merasakan jika seseorang dengan tulus membantu mereka. Dia pun berharap tidak sampai memberikan hukuman.

"Saya tidak berpikir kita akan mencapai titik itu," kata Aguirre. "Ini hanya untuk mengirimkan getaran yang baik kepada karyawan dan konstituen kami."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait