Mabuk Dan Tertidur Di Rel Kereta, Pria Di Thailand Tangisi Kedua Kakinya Yang Terpotong
Unsplash/Boris Stromar
Dunia

Seorang pria berusia 40 tahun di Thailand ditemukan menangis kesakitan kehilangan kedua kakinya yang terlindas kereta api. Pria itu rupanya dalam kondisi mabuk sehingga tertidur di rel kereta api.

WowKeren - Minum minuman keras dan mabuk tak jarang jadi salah satu penyebab orang-orang melakukan tindakan di luar kebiasaan. Mulai dari hal-hal konyol hingga tindakan-tindakan mengerikan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Seperti yang dialami seorang pria mabuk di Thailand ini.

Melansir Mothership.sg, seorang pria mabuk ditabrak kereta api pada Sabtu (30/7) sore lalu. Ia mabuk dan tertidur di rel kereta api. Kedua kaki pria itu pun terpotong setelah tergilas kereta api.

Namun, meski kedua kakinya terpotong oleh kereta api, dia diperkirakan akan selamat setelah operasi darurat, lapor The Pattaya News. Pria itu ditemukan sekitar pukul 16:30 di daerah Nong Prue, di dalam Kota Pattaya di Thailand.

Pria berusia sekitar 40 tahun itu ditemukan menangis kesakitan karena kedua kakinya terpotong di dekat lutut. Sebuah foto yang disensor (diblur) ketat menunjukkan pria itu ditandu pergi oleh petugas medis.


Sementara foto lain menunjukkan seorang pria berdiri di rel kereta api mengenakan sarung tangan dan memegang kantong plastik putih. Sementara isi tas, bersama dengan benda yang tergeletak di rel kereta api, juga diblur.

The Pattaya News melaporkan bahwa "pria dan kakinya" itu telah dilarikan ke rumah sakit setempat. Di mana pria itu menjalani operasi darurat.

Polisi kemudian juga menemukan sebotol wiski kosong di dekatnya. Siapa sangka, pria itu rupanya tertidur di rel kereta api saat mabuk. Hingga berakhir kedua kakinya terlindas roda besi kereta api.

Di lain pihak sang masinis dari kereta api itu tampaknya memang melihat benda asing di rel. Namun ia mengira bahwa benda itu "mirip dengan balok kayu" dan tidak dapat menghentikan kereta tepat waktu.

Sebelumnya, pengaruh alkohol juga memicu tragedi di Thailand. Seorang pengusaha muda sukses berusia 41 tahun tega membunuh ibunya sendiri (65). Ia menembak tubuh ibunya dua kali di bawah pengaruh alkohol di sebuah kompleks apartemen eksklusif di distrik Watthana pada Jumat (29/7) malam.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait