Denada membahas hubungan dengan putranya Ressa dan sosok ayah kandung dalam wawancara terbaru.
- Rabu, 18 Maret 2026 - 15:35 WIB
WowKeren - Penyanyi Denada Tambunan baru-baru ini mengungkapkan fakta mengejutkan seputar putranya, Ressa Rizky Rossano, dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Feni Rose Official. Dalam kesempatan ini, ia menjelaskan berbagai isu yang beredar, termasuk tuduhan bahwa dirinya menelantarkan Ressa.
Dalam wawancara tersebut, Denada menegaskan keputusan untuk mempertahankan kehamilan dan melahirkan Ressa, meski dihadapkan pada banyak kesulitan. “Ressa itu bukan kesalahan, Ressa itu tidak dibuang. Aku tidak pernah membuang dia. Aku jaga dia, aku pertahankan dia, dan aku lahirkan dia,” ungkapnya dengan tegas.
Selanjutnya, Denada juga membahas sosok ayah kandung Ressa. Ia mengungkapkan bahwa sang ayah mengetahui tentang kehamilannya. Meskipun demikian, Denada telah memprediksi bahwa hubungan mereka tidak akan berjalan sesuai harapan. “Dia tahu. Dan aku mungkin sudah sedikit memperkirakan bahwa itu akan terjadi. Dan aku enggak menyalahkan,” tambahnya menjelaskan situasi tersebut.
Denada juga menceritakan bagaimana awalnya ia menyembunyikan kehamilan dari ibunya, Emilia Contessa, hingga kehamilannya mulai terlihat. Setelah akhirnya mengungkapkan kondisi tersebut kepada ibunya, Denada tetap bertekad untuk merawat Ressa sendirian. Namun, Emilia tidak berhenti menanyakan rencana masa depan Denada untuk anaknya, yang kemudian mendorongnya untuk mempertimbangkan alternatif lain.
“Hingga akhirnya Emilia menyarankan agar Ressa dapat diasuh oleh kerabatnya di Banyuwangi, tempat kelahiran orang tua Denada,” jelasnya. Meskipun keputusan untuk menitipkan Ressa bukanlah tindakan lepas tangan, Denada merasa bahwa ini adalah langkah terbaik dalam situasi yang sulit. Ia ingin memastikan bahwa Ressa mendapatkan perhatian dan pendidikan yang layak meskipun tidak dibesarkan secara langsung bersamanya.
Denada menekankan bahwa keputusan tersebut bukan berarti ia tidak ingin bertanggung jawab atas anaknya. Ia berusaha memberikan yang terbaik untuk Ressa, meskipun harus melalui jalan yang sulit. Dalam wawancaranya, ia juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebutuhan hidup dan pendidikan Ressa, yang dapat dilihat dari bukti transfer biaya yang pernah ia lakukan.
Dengan pengakuan ini, Denada berharap dapat memberikan klarifikasi mengenai situasi yang dihadapinya dan menjawab berbagai pertanyaan serta kritik yang muncul dari publik. Ia ingin masyarakat memahami bahwa keputusan yang diambilnya adalah untuk kebaikan Ressa, meskipun harus melalui proses yang tidak mudah. Melalui wawancara ini, Denada ingin menunjukkan bahwa cinta seorang ibu kepada anaknya tidak akan pernah pudar, meskipun dalam kondisi yang penuh tantangan.
(wk/timw)