Penyelidikan atas dugaan kebiasaan memakai propofol yang dilakukan Yoo Ah In kini telah berubah arah ketika sampel rambutnya dinyatakan positif tiga jenis obat terlarang lainnya.
Film 'The Match' sendiri telah selesai dan awalnya dijadwalkan akan dirilis pada kuartal kedua tahun ini. Namun, karena penyelidikan polisi oleh penggunaan narkoba Yoo Ah In, tidak jelas apakah itu akan dirilis.
Karena Yoo Ah In saat ini sedang tersandung kasus narkoba, perilisan drama original Netflix 'Goodbye Earth' ini pun menjadi tidak jelas dan membuat Kim Young Woong turut merasakan kekecewaan.
Yoo Ah In kembali menjadi sorotan sampai menjadi dibahas di acara berita di televisi karena disebut seakan menunjukkan gelagat memakai narkoba kala hadir di konferensi pers.
Ketamine, yang positif digunakan Yoo Ah In bersama dengan kokain, adalah anestesi militer, zat penenang yang pertama kali digunakan oleh tentara AS selama Perang Vietnam.
Yoo Ah In sempat diperingatkan pihak RS karena meminta anestesi tidur untuk prosedur sederhana. Ternyata sang aktor meminta bius karena menghindari jarum suntik.
Sikap mencurigakan Yoo Ah In bukan hanya menjadi sorotan netizen. Seorang peneliti Korea Institute for Criminal Justice Policy menyebutkan bahwa perilaku aneh sang aktor sebagai tanda-tanda kecanduan.
Tak tanggung-tanggung, bintang serial 'Hellbound' ini telah dinyatakan positif telah mengonsumsi 4 jenis narkoba termasuk ganja, propofol dan terakhir adalah kokain dan ketamin.
Sebelum terjerat kasus narkoba, Yoo Ah In sudah dikonfirmasi membintangi beberapa proyek Netflix. Salah satunya adalah 'Hellbound 2' yang harusnya akan segera memulai proses syuting.
Masih proses penyelidikan, Yoo Ah In terindikasi mengonsumsi kokain dan ketamin dalam hasil tes narkoba terbarunya. Sebelum ini, sang aktor dinyatakan positif ganja dan propofol.
Media Korea Selatan menyoroti mengenai salah satu unggahan lama Yoo Ah In yang membeberkan bahwa ia mendeklarasikan diri untuk anti-merokok sampai membuat kesepakatan dengan penggemar.
Pemberitaan terkait dugaan penyalahgunaan narkoba semakin melebar, media Korea Selatan juga ikut menyinggung mengenai rumor bahwa Yoo Ah In penyuka sesama jenis.
Pada Senin (27/2), Unit Investigasi Kejahatan Narkoba dari Badan Kepolisian Metropolitan Seoul (MFDS) membandingkan dan menganalisis status resep propofol dan catatan medis aktual Yoo Ah In.
Sikap yang ditunjukkan Yoo Ah In ketika melakukan siaran langsung di Weibo pribadinya pada 2021 kembali menjadi sorotan karena terseret dugaan penyalahgunaan narkoba saat ini.
Yoo Ah In terdeteksi menggunakan propofol dengan dosis yang tidak biasa sejak 2021. Pidato kemenangan lawasnya kembali diperiksa ulang lantaran sikap sang aktor dinilai janggal.
Setelah Yoo Ah In disebutkan menerima injeksi 73 kali dalam setahun, diperkirakan hasil penyelidikan lanjutan akan lebih mencengangkan. Pasalnya sang aktor diduga terus meningkatkan dosis yang dipakai.
Kasus Yoo Ah In menjadi insiden publik pertama yang melibatkan seorang aktor yang menggunakan tiga obat berbeda, yang oleh netizen disebut sebagai 'triple crown'.
Usai menyuntikkan propofol sebanyak 73 kali dalam setahun, mayoritas komentar mengatakan bahwa nyawa Yoo Ah In secara tak langsung diselamatkan oleh pihak kepolisian karena menangkapnya.
Menurut Channel A, Yoo Ah In telah menjadi pengguna rutin propofol. Dia dinyatakan positif propofol dan mariyuana, serta obat ketiga yang tidak diketahui sejauh ini melalui tes narkoba urin.
Hasil tes rambut yang dilakukan oleh Yoo Ah In disebut mendeteksi 3 jenis narkoba sekaligus selain ganja dan propofol yang dibeberkan positif sebelumnya. Agensi akhirnya memberikan pernyataan.