Simak cerita Shinta Bachir tentang dampak isu prositusi online yang menyeret namanya itu.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 07 April 2018 - 08:49 WIB
WowKeren - Nama Shinta Bachir mulai menjadi perbincangan belakangan ini. Hal ini karena kabar miring datang dari mantan mucikari, Robby Abbas yang mengungkap inisial sederet artis yang terlibat dalam prostitusi online yang ia kecimpungi. Santer disebut bahwa Shinta merupakan salah satu selebriti prostitusi yang diungkap oleh Robby.
Akibat isu tersebut, keluarga Shinta menjadi hancur bahkan suaminya mencari wanita lain. Tidak hanya itu, tawaran untuk bermain film menjadi sepi hingga akhirnya mengharuskannya berjualan nasi untuk menghidupi anaknya.
"Yang bikin saya nangis gara-gara berita itu juga, rumah tangga saya enggak baik sama suami saya. Suami saya cari perempuan lain lagi, perempuan itu juga buat panas, ‘bener kan tuh shinta begini-begini’," ujar Shinta saat ditemui di kawasan Mampang, pada Jumat (6/4). "Tawaran film juga berkurang. Saya besarin anak sendiri, saya enggak malu sampai saya jualan nasi ke mana-mana."
Isu tersebut juga membuat sang suami ragu jika anak yang dikandungnya adalah darah dagingnya. Bahkan suami Shinta menyuruhnya untuk menjalani tes DNA.
"Sampai pas saya hamil besar ditaruh sama suami saya di kost-kostan daerah Kuningan, beberapa orang bilang ‘jangan-jangan bukan anak lu tuh, suruh tes DNA’," cerita Shinta. "Dia sampai ngomong ‘ya sudah coba tes DNA’, tetapi dari pihak keluarga saya cuma bisa bilang, kita lihat saja nanti pas lahir. Pas lahir itu persis semua, enggak ada yang kebuang, anak saya mirip sama bapaknya."
Shinta mengaku jika dirinya adalah orang pemaaf sehingga ia pun memaafkan Robby. Ia juga berkata bahwa sebaiknya lebih fokus pada masa depan saja. Memang, Robby telah membuat isu Shinta masuk dalam daftar prostitusi yang ia "jual" semenjak tiga tahun lalu.
"Kalau saya sih orangnya pemaaf ya," lanjut Shinta. "Dia (Robby) juga butuh cari makan, ngapain diperpanjang. Ngabis-ngabisin waktu. Lebih baik kita fokus kerja ke kehidupan kita ke depan."
(wk/)