Baby mengaku sedih dan menuliskan kritik untuk teroris sebagai bentuk duka cita pada Aloysius Bayu dan korban lainnya.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 15 Mei 2018 - 15:50 WIB
WowKeren - Baby Margaretha dibuat syok ketika salah seorang kenalannya menjadi korban teror bom Surabaya. Baby mengaku kalau ia cukup kenal dengan almarhum Aloysius Bayu yang menjadi penghadang pelaku pengeboman di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, 13 Mei lalu.
"Di Jakarta dia kan dulu suka ke Jakarta ikut acara foto. Aku jadi modelnya, terakhir foto sama dia di Tangerang dan Epicentrum. Aku sih lihat berita dia tadi pagi, kayak kenal pas lihat namanya. Lihat Instagram-nya gila, beneran dia," kata Baby.
Baby mengaku berteman dan pernah memakai jasa Aloysius sebagai fotografer. Namun ia hilang kontak dengan Aloysius karena Instagramnya sempat dihack. Setelah mendengar kabar Aloysius telah tiada, Baby ikut berduka.
"Kita kan pernah temenan (di Instagram), tapi kan Instagram aku pernah dihack, jadi aku udah engak temenan lagi sama dia. Tapi DM-nya masih ada. Kaget aja, soalnya teman sendiri. Aku juga sering difotoin sama dia, terus dia juga sering fotoin adik-adik aku," katanya. "Kalau ketemu dia selalu minta foto bareng. Kita memang suka becanda dan orangnya baik banget."
Baby memuji kepribadian Aloysius yang sangat ramah. Ia ikut berduka dan berharap keluarga Aloysius diberi ketabahan.
"Dia orangnya sopan banget, makanya aku respect," katanya. "Ya kaget aja. Mudah-mudahan keluarganya diberi ketabahan. Almarhum diterima di Sisi Tuhan, dan langsung masuk surga."
Baby juga mengunggah surat terbuka sebagai bentuk bela sungkawa pada korban teror bom Surabaya lainnya. Ia mengecam aksi terorisme dan menuliskan kritikan untuk teroris.
"Surat terbuka untuk tuan teroris dimanapun kalian berada. Maaf tak mengucap salam karena aku tidak tahu apa agamamu dan apa yang kamu percayai," demikian postingan surat di akun Baby. "Kitab apa yang kau baca hingga kau merasa paling benar, kitab mana yang mengajarkan membunuh orang di luar peperangan. Pemimpin mana yang kau ikuti hingga langkah yang kau ambil melampau ajaran nabi. Kalau kau pikir tindakanmu akanmencapai mimpimu, kupastikan jauh dari itu, tumpuan kebencian terarah pada kelompokmu."
(wk/riaw)