Polsek Ciracas Dibakar dan Rusak Parah, Kapolsek Sampai Alami Trauma
Nasional

Sejumlah massa merusak dan membakar Polsek Ciracas, sang Kapolsek, Kompol Agus Widartono, pun harus dilarikan ke rumah sakit bersama beberapa orang lainnya.

WowKeren - Peristiwa pembakaran dan perusakan Polsek Ciracas, Selasa (11/12) berdampak bagi banyak orang. Kepala Polsek Ciracas, Komisaris Polisi Agus Widartono, hingga kini masih harus dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dari peristiwa tersebut, empat orang harus dilarikan ke RS Polri. Agus merupakan satu-satunya aparat kepolisian yang masih menjalani perawatan medis. Tiga orang lainnya yang merupakan warga sipil pun menjalani rawat jalan.


"Benar, ada empat orang yang dirujuk ke sini. Pertama, Pak Agus Widar, sekarang masih dirawat," kata Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Polisi Musyafak, Kamis (13/12). "Selanjutnya, saudara Tumpag, Pandu, dan Kamal, merupakan warga sipil."

Kondisi Agus pun berangsur-angsur mulai pulih. Namun menurut pemeriksaan psikologis, ada trauma yang dialami Agus semenjak peristiwa penyerangan tersebut.

"Tentu ada trauma," terang Musyafak. "Yang dulunya ceria sekarang enggak."

Kini, perawatan Agus difokuskan untuk memulihkan kondisi fisik dan psikologisnya. Jika Agus sudah benar-benar sembuh, ia baru akan diizinkan pulang.

"Ya, sampai sembuh, baik dari fisik maupun psikologisnya," jelas Musyafak. "Sekarang, masih dalam pengawasan dokter."

Diketahui, kasus perusakan Polsek Ciracas ini diawali dengan kejadian pengeroyokan anggota TNI. Merasa tidak puas dengan penanganan kasus tersebut, massa berjumlah sekitar 200 orang pun merusak Polsek Ciracas dan membakar sejumlah kendaraan di depannya.

Saat ini, polisi sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka pengeroyokan anggota TNI tersebut. Empat tersangka sudah berhasil diamankan, dua di antaranya adalah pasangan suami istri. Kini tinggal satu orang tersangka berinisial D yang masih dalam pencarian polisi.

You can share this post!

Related Posts
Loading...