MUI mengapresiasi kerja cepat pihak kepolisian untuk menangkap pelaku pemukulan wanita yang sedang salat di salah satu masjid di Samarinda.
- Wahyu
- Kamis, 03 Januari 2019 - 11:52 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu sempat viral video seorang pria memukuli wanita yang tengah salat di Masjid Istiqomah, Samarinda. Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku yang bernama Muhammad Zuhairi.
Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi kerja cepat pihak kepolisian. Hal ini sangat berarti karena dengan ditangkapnya pelaku, polisi dapat mengusut kasus tersebut secara tuntas.
“MUI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah dengan cepat menangkap si pelaku tindak kekerasan terhadap seorang wanita yang sedang salat,” kata Sekjen MUI Anwar Abbas dilansir detikcom pada Kamis (2/1). “Dengan demikian pihak kepolisian bisa mengungkap faktor-faktor yang menjadi latar belakang dari tindakan yang tidak terpuji tersebut.”
Dengan mengusut tuntas kasus kekerasan ini, diharapkan dapat menghindari timbulnya spekulasi di masyarakat. Yang mana tidak menutup kemungkinan akan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
“Dan kalau tidak tertangkap tentu berbagai spekulasi bisa saja muncul dan itu jelas tidak baik,” lanjut Anwar. “Dan bisa merusak persatuan dan kesatuan kita sebagai sebuah masyarakat dan bangsa.”
Berdasarkan penuturan pelaku, motif ia melakukan tindak kekerasan tersebut adalah karena butuh uang untuk makan. Namun, hal ini dibantah oleh Ketua Bidang Infokom MUI KH Masduki Baidlowi. Sebab menurutnya, si pelaku bisa meminta ke takmir masjid kalau memang membutuhkan uang untuk makan.
“Kita tidak perlu percaya, misalnya, dia mengatakan hanya butuh Rp 15-20 ribu,” kata Masduki dilansir detik.com pada Kamis (3/1). “Kalau hanya segitu, dia bisa minta sama takmir masjid untuk dapat dana untuk makan.”
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono, mengatakan bahwa kasus tersebut adalah murni kriminal dan tidak dilandasi masalah keagamaan. Ia menuturkan bahwa pelaku memang benar-benar sedang butuh uang untuk makan.
Melihat tas korban, pelaku yang berasumsi bahwa terdapat uang di dalamnya langsung berusaha mencuri tas tersebut ketika pemiliknya sedang salat. Pelaku pun akhirnya memukuli korban untuk bisa mendapatkan tas itu.
(wk/wahy)